Sumbawanews.com,- iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max dengan kapasitas penyimpanan 1TB dan 2TB menunjukkan performa penulisan data lebih lambat dibanding varian 256GB dan 512GB, akibat penggunaan memori jenis QLC yang berbeda. Hasil pengujian dari kanal Homolab di Bilibili mengungkap bahwa varian kapasitas tinggi beralih dari teknologi TLC ke Quad-Level Cell (QLC), yang meski mampu menampung lebih banyak data, memiliki kecepatan transfer lebih rendah saat cache SLC penuh. Saat memori terisi penuh, kecepatan tulis anjlok dari lebih 3.000 MB/s menjadi hanya 79,4 MB/s rata-rata, bahkan turun hingga 25,6 MB/s pada kondisi ekstrem. Selain itu, kecepatan baca acak pada varian 1TB juga 38% lebih lambat dibanding varian 512GB saat menjalankan proses multitasking berat. Perubahan ini menandai strategi baru Apple, sebab pada generasi sebelumnya—iPhone 17 Pro dan 17 Pro Max—varian 1TB dan 2TB masih menggunakan memori TLC. Dampak penurunan performa ini diperkirakan hanya terasa pada aktivitas intensif seperti merekam video ProRes durasi panjang, memindahkan file besar, atau memulihkan cadangan data, bukan pada penggunaan sehari-hari.















