Sumbawanews.com,- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) mengonfirmasi kepergian Mohammad Guruh Irianto Sukarnoputra, adik Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, yang meninggal dunia pada Sabtu, 26 September 2026, pukul 04.16 WIB di Rumah Sakit Siloam, Jakarta. Partai bermoncong putih itu menyerahkan seluruh mekanisme dan lokasi pemakaman kepada pihak keluarga, sebagaimana disampaikan Juru Bicara PDI Perjuangan Guntur Romli. Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyatakan duka mendalam atas kehilangan sosok yang dikenal sebagai seniman besar, pejuang partai, dan sosok Marhaenis.
Guruh Soekarnoputra, putra bungsu Presiden pertama RI Soekarno dan Fatmawati, telah menempuh karier politik selama tiga dekade sebagai anggota DPR RI. Ia pertama kali terpilih pada periode 1992–1997 melalui PDI, lalu melanjutkan perannya di PDI Perjuangan pasca-Reformasi, menjabat di berbagai daerah pemilihan di Jawa Timur hingga periode 2019–2024. Selain itu, ia pernah menjabat Ketua DPP PDI Perjuangan pada 2005–2010 dan duduk di Komisi X yang membidangi pendidikan, olahraga, serta pariwisata dan ekonomi kreatif.
PDI Perjuangan pun menginstruksikan seluruh jajaran dari DPP hingga Ranting untuk mengibarkan Bendera Partai setengah tiang selama tujuh hari sebagai tanda duka cita. Hasto juga memohon doa agar almarhum diterima di sisi Allah SWT dengan husnul khotimah, diampuni segala dosanya, dan ditempatkan di tempat terbaik. Saat ini, jenazah sedang dibawa ke rumah duka, dan informasi lebih lanjut tentang pemakaman akan disampaikan oleh keluarga.















