Sumbawanews.com,- Pemain Israel, Saied Abu Farchi, dikeluarkan wasit pada menit ke-49 setelah selebrasi golnya dianggap melanggar peraturan, dalam laga UEFA Nations League 2026/2027 antara Austria dan Israel di Stadion Raiffeisen Arena, Linz, Kamis (24/9) atau Jumat (25/9) dini hari WIB. Farchi yang baru saja menyamakan kedudukan menjadi 1-1, langsung menerima kartu kuning kedua dan kartu merah setelah melakukan gerakan menembak dengan tiang bendera sudut sebagai properti selebrasi. Sebelumnya, ia telah menerima kartu kuning pada babak pertama, sehingga total waktu bermainnya setelah kartu pertama hanya sekitar empat menit.
Farchi mencetak gol penyama kedudukan pada awal babak kedua, mengakhiri keunggulan Austria yang dicetak Romano Schmid lewat penalti. Namun, selebrasi yang ia lakukan di sudut lapangan—dengan mencabut tiang bendera, berlutut, dan membuat gestur tangan seperti menembak—langsung mendapat perhatian wasit. Meski belum jelas apakah gerakan itu dimaksudkan sebagai simbol penembakan senjata atau pukulan tongkat biliar, wasit memutuskan itu melanggar etika olahraga dan memberikan kartu merah.
Dengan kehilangan Farchi, Israel harus bertahan dengan 10 pemain. Austria memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk memperbesar keunggulan di masa injury time babak kedua. Philipp Mwene dan Sasa Kalajdzic masing-masing mencetak gol pada menit ke-89 dan ke-92, menutup kemenangan Austria 3-1 atas Israel.
Pertandingan ini menjadi catatan kelam bagi tim Israel, yang tak hanya kehilangan poin penting di klasemen, tetapi juga kehilangan salah satu pencetak golnya akibat kontroversi selebrasi yang berujung kartu merah.















