Sumbawanews.com,- Setelah menghadapi Singapura pada laga pembuka FIFA ASEAN Cup 2026, Jumat (25/9), Timnas Indonesia memutuskan tidak melaksanakan tradisi mengelilingi lapangan untuk menyapa para suporter. Keputusan ini diambil untuk memaksimalkan waktu istirahat menjelang laga berikutnya melawan Malaysia pada 28 September. Pemain langsung masuk ke ruang ganti usai pertandingan, menghentikan rutinitas yang biasanya berlangsung hingga 20 menit setelah wasit meniup peluit panjang.
Media Officer PSSI, Paul Palele, menjelaskan bahwa keputusan ini sengaja diambil karena ini merupakan pertandingan pertama dalam turnamen, dengan jadwal padat di depan. “Kami ingin memaksimalkan setiap menit istirahat yang kami miliki dalam jeda dua hari sebelum kita menghadapi Malaysia,” ucapnya. Pertandingan melawan Singapura juga digelar lebih malam, pukul 20.00 WIB, berbeda dari jadwal biasa yang biasanya pukul 19.00 WIB, sebagai bagian dari strategi pemulihan fisik.
Timnas Indonesia berada di grup yang sama dengan Singapura, Malaysia, dan Bangladesh. Untuk melangkah ke final, tim asuhan pelatihnya harus meraih posisi teratas di grup. Laga berikutnya melawan Malaysia pada 28 September menjadi penentu penting, diikuti lawatan ke Bangladesh pada 2 Oktober. Dengan fokus pada konservasi energi dan persiapan taktis, manajemen tim memilih mengorbankan momen emosional dengan suporter demi kepentingan jangka panjang di turnamen ini.















