Sumbawanews.com,- Kelompok peretas ShinyHunters mengklaim berhasil menembus sistem perekrutan FBI melalui portal FBIJobs.gov, setelah sebelumnya mengancam akan membocorkan data Grand Theft Auto VI. Mereka menyatakan telah mengakses data pribadi puluhan ribu orang, termasuk pegawai aktif, mantan pegawai, dan pelamar kerja, dengan informasi yang diklaim mencakup alamat rumah, nomor telepon, nama pasangan, dan data medis tertentu. FBI mengakui adanya dugaan akses tidak sah ke situsnya, namun belum memverifikasi seluruh klaim peretas terkait jenis dan jumlah data yang dicuri. ShinyHunters memberi waktu satu minggu kepada FBI untuk menghapus peringatan sebelumnya tentang aktivitas mereka, sementara lembaga itu masih menyelidiki asal usul serangan dan bekerja sama dengan penyedia pihak ketiga yang mengelola portal perekrutan.















