Home Berita Daerah Kades Pasir Putih dan Puskesmas Maluk Perkuat Skrining HIV dan IMS bagi...

Kades Pasir Putih dan Puskesmas Maluk Perkuat Skrining HIV dan IMS bagi Pekerja Tempat Hiburan Malam

SUMBAWA BARAT, sumbawanews.com — Pemerintah Desa Pasir Putih bersama Puskesmas Maluk dan sejumlah stakeholder terkait terus memperkuat upaya pencegahan serta deteksi dini HIV/AIDS dan Infeksi Menular Seksual (IMS) di wilayah Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui kegiatan Mobile VCT (Voluntary Counseling and Testing) atau layanan pemeriksaan HIV secara bergerak yang dilaksanakan secara rutin setiap tiga bulan kepada kelompok sasaran di wilayah kerja Puskesmas Maluk.

Kepala Desa Pasir Putih, Ahmadi, mengatakan keterlibatan pengelola tempat hiburan sangat penting agar kegiatan skrining kesehatan dapat berjalan secara optimal.

“Terutama kepada owner cafe, diharapkan kerjasamanya dalam kegiatan tersebut sehingga seluruh LC di masing-masing cafe wajib mengikuti mobile klinik HIV/AIDS guna menjaga dan mengontrol kesehatan mereka,” ujar Ahmadi kepada SumbawaNews.

Menurut Ahmadi, kegiatan tersebut bukan semata-mata pemeriksaan, tetapi juga bagian dari upaya menjaga kesehatan para pekerja serta melakukan deteksi dini terhadap HIV dan IMS.

Ia berharap seluruh pihak yang terlibat dapat mendukung pelaksanaan skrining secara berkala sehingga upaya pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS di wilayah Kecamatan Maluk dapat berjalan berkesinambungan.

Dilaksanakan di Tiga Cafe

Sementara itu, Kepala Puskesmas Maluk, Bdn. Umi Nasikah, S.ST, menjelaskan bahwa kegiatan Mobile VCT kali ini dilaksanakan selama tiga hari di tiga lokasi tempat hiburan.

“Ini Mobile VCT, kegiatan skrining HIV, IMS pada populasi kunci. Kami lakukan hari ini di Grond Cafe, besok Cafe Yoan dan lusa Cafe Lusiana,” ujarnya.

Umi Nasikah menambahkan, pelaksanaan kegiatan tersebut melibatkan sejumlah pihak sebagai bentuk kolaborasi lintas sektor.

“Kegiatan ini bekerjasama dengan PMHC Siloam dan Cakra Medika, didukung lintas sektor. Ketiga cafe tempat pelaksanaan saja, tapi pesertanya dari semua cafe,” jelasnya.

Dengan demikian, lokasi pelaksanaan Mobile VCT tidak dimaknai sebagai pembatasan peserta hanya pada pekerja di tiga tempat tersebut. Peserta berasal dari sejumlah tempat hiburan yang menjadi sasaran pelayanan kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Maluk.

Puskesmas Maluk berharap kegiatan skrining berkala tersebut dapat meningkatkan kesadaran kelompok sasaran terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan, sekaligus memperkuat upaya deteksi dini dan pencegahan HIV serta IMS di wilayah Kecamatan Maluk.

Pelayanan kesehatan tersebut juga dilakukan dengan memperhatikan prinsip kerahasiaan informasi dan hasil pemeriksaan peserta.

Previous articleRaphinha Meledak, Torres yang Ditinggalkan Barcelona Justru Jadi Bahan Candaan
Next articleIndonesia Masih Belum Raih Emas di Asian Games 2026, Kumpulkan 12 Perunggu dan 1 Perak
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik