Sumbawanews.com,- Bek muda Lewis Hall, 22, secara resmi memutuskan untuk tetap bersama Newcastle United meski menjadi incaran Manchester United pada bursa transfer musim panas 2026. Pemain asal Inggris itu menandatangani kontrak baru hingga 2031, menyatakan keputusannya terasa alami setelah melihat visi jelas yang dibawa pelatih baru Matthias Jaissle.
Hall mengaku tidak terlalu terganggu oleh spekulasi transfer ke Manchester United, justru melihatnya sebagai bentuk pengakuan atas perkembangan performanya di St James’ Park. “Ketika Anda dikaitkan dengan tim lain, Anda tahu bahwa Anda melakukan sesuatu dengan benar. Itu merupakan kredit untuk performa Anda sendiri, baik sebagai pemain maupun sebagai pribadi,” ujarnya, seperti dikutip dari Chronicle Live. Ia menekankan cintanya pada klub dan keyakinannya terhadap proyek besar yang sedang dibangun di bawah arahan Jaissle.
Kedatangan pelatih asal Jerman itu menjadi titik balik keputusan Hall. Meski baru menjalani beberapa sesi latihan dan percakapan singkat, ia langsung merasakan kejelasan visi dan ambisi klub. “Saya tahu sejak manajer datang mengenai ambisi dan apa yang ingin kami capai. Setelah tidak banyak percakapan dan tidak banyak sesi latihan, saya tahu bahwa manajer akan sangat bagus untuk klub ini,” kata Hall. Ia juga menilai aktivitas Newcastle di bursa transfer sebagai bukti keseriusan untuk membangun tim yang kompetitif, sehingga keputusan bertahan terasa tak perlu dipertimbangkan lagi.
Performa Hall musim ini pun menunjukkan kemajuan signifikan. Ia menjadi salah satu pemain kunci di bawah Jaissle, tampil di semua laga Newcastle di semua kompetisi. Ia juga mencetak gol saat The Magpies menang 2-1 atas Hull City akhir pekan lalu. Penampilan konsistennya turut mengantarkannya kembali ke skuad Timnas Inggris, setelah sebelumnya tidak masuk rencana untuk Piala Dunia.
Hall menegaskan fokusnya hanya pada pertandingan demi pertandingan. “Saya hanya menjalani pertandingan demi pertandingan dan berusaha melakukan yang terbaik untuk klub ini. Kami memiliki ambisi, dan selama kami bisa mencapai ambisi tersebut serta mendapatkan apa yang kami inginkan, saya yakin saya akan berada di sini untuk waktu yang lama.” Dengan komitmen hingga 2031, Newcastle berhasil mempertahankan salah satu aset muda terpenting dalam proyek revitalisasi klub di bawah kepemimpinan Jaissle.















