Sumbawanews.com,- Persija Jakarta resmi merekrut empat pemain mantan anak asuh Shin Tae-yong dari Timnas Indonesia menjelang musim Super League 2026-2027, memperkuat narasi bahwa klub ibu kota kini menjadi perpanjangan tangan tim nasional di level klub. Pelatih asal Korea Selatan itu, yang ditunjuk sebagai pelatih kepala Persija di awal musim ini dengan target juara dalam tiga tahun kontrak, langsung membangun tim dengan mempertemukan kembali para pemain yang pernah dibimbingnya di tim nasional.
Pemain pertama yang bergabung adalah Pratama Arhan, yang resmi bergabung pada Juli 2026 setelah meninggalkan Bangkok United. Pemain asal Blora itu kembali berada di bawah asuhan Shin, dan menjadi opsi utama di posisi bek kiri yang sebelumnya diisi Dony Tri Pamungkas dan Shayne Pattynama. Diikuti oleh Nadeo Argawinata, kiper Timnas Indonesia yang bergabung setelah menyelesaikan tugas di Piala AFF 2026. Persija harus membayar transfer senilai tak diumumkan dan menukar dua pemain dengan Borneo FC untuk mendatangkannya—upaya yang langsung terbayar dengan dua cleansheet dari tiga laga pertama musim ini.
Victor Dethan, yang debut bersama Timnas Indonesia di bawah arahan Shin pada Piala AFF 2024, menyusul masuk ke Persija pada September 2026. Pemain berusia muda ini menjadi andalan di lini serang, terutama saat serangan tim macet, dengan kemampuannya di sayap dan posisi depan menjadi nilai tambah strategis. Terakhir, Marselino Ferdinan resmi bergabung pada 23 September 2026, tepat di hari penutupan bursa transfer, setelah kontraknya dengan Oxford United berakhir pada 30 Juni lalu. Meski sempat terhambat cedera, Persija tetap menyelesaikan proses transfernya sebelum batas waktu.
Keempat pemain ini—Pratama Arhan, Nadeo Argawinata, Victor Dethan, dan Marselino Ferdinan—menjadi bukti nyata bahwa Shin Tae-yong tidak hanya membawa filosofi permainan ke Persija, tetapi juga membangun identitas tim yang berakar dari keberhasilannya di level tim nasional.















