Sumbawanews.com,- Dua bulan setelah bergabung dengan Aston Villa dari Chelsea dengan status pinjaman, winger Argentina Alejandro Garnacho belum pernah tampil sebagai starter di bawah pelatih Unai Emery. Hingga kini, ia hanya tampil tiga kali sebagai pemain pengganti, dengan total waktu bermain 31 menit, dan bahkan tidak dimainkan sama sekali dalam empat laga terakhir Villa, termasuk saat tim tersebut menang 3-2 atas Tottenham pada Sabtu.
Garnacho, yang berusia 22 tahun, datang dengan catatan satu gol dan empat assist dari 24 penampilan di Premier League bersama Chelsea musim lalu—angka yang dinilai belum memenuhi ekspektasi setelah Chelsea merekrutnya dari Manchester United senilai £40 juta. Musim ini, performanya belum menunjukkan lompatan signifikan. Ia tetap menjadi pemain cadangan bahkan saat Emery melakukan tujuh perubahan dalam kemenangan Villa atas Coventry di Carabao Cup.
Persaingan ketat di lini sayap Villa semakin memperberat posisinya. Cedera wajah yang dideritanya pada awal Agustus membuatnya absen dari laga Super Cup melawan Paris Saint-Germain dan mengganggu proses adaptasinya terhadap sistem permainan Emery. Pelatih asal Spanyol itu menekankan bahwa setiap pemain harus memahami filosofi permainan Villa sebelum mendapat kepercayaan penuh.
Emery mengakui Garnacho menunjukkan perkembangan, tetapi masih ada sejumlah pemain lain yang saat ini berada di depannya dalam hierarki tim. “Teruslah bekerja. Bekerja, bekerja, berlatih, bekerja. Saat ia mendapatkan kesempatan bermain, cobalah untuk tampil apik. Ia menunjukkan perkembangan, namun saat ini ada pemain lain yang posisinya berada di depannya,” ujar Emery.
Pelatih yang dikenal disiplin itu juga mengakui Garnacho sedikit tertinggal akibat gangguan pramusim, terutama cedera dan keterlambatan integrasi. “Kami menginginkan tim yang kompetitif dan para pemain yang mampu bersaing dalam gaya permainan kami. Garnacho sedikit tertinggal karena situasi tertentu yang terjadi selama pramusim. Kini saatnya untuk bersabar dan memberinya waktu yang ia butuhkan,” tambahnya.
Dengan persaingan sengit di skuad Villa dan tekanan untuk segera menunjukkan kualitas, Garnacho kini berada di titik krusial karier—harus membuktikan diri bukan hanya lewat latihan, tapi juga ketika kesempatan akhirnya datang.















