Sumbawanews.com,- AS dan Arab Saudi belum memiliki strategi militer yang jelas untuk menghadapi serangan berkelanjutan dari kelompok Houthi, meski ketegangan di Laut Merah terus memburuk. Meski AS meningkatkan berbagi intelijen dan menyediakan data sasaran, pasukan Arab Saudi gagal memukul mundur Houthi yang berhasil menguasai pulau strategis dan menembakkan rudal balistik ke Riyadh. Serangan Houthi yang meliputi Riyadh, Taif, Yanbu, dan kota pesisir lainnya memperlihatkan keterbatasan sistem pertahanan udara Arab Saudi, yang kini kekurangan rudal pencegat dan meminta bantuan mendesak dari Prancis, Inggris, Pakistan, dan Mesir. Presiden Donald Trump menolak permintaan Putra Mahkota Mohammed bin Salman untuk intervensi militer langsung, menegaskan AS tidak akan terlibat dalam konflik tersebut, meski menyetujui penjualan jet tempur F-35 senilai US$24,3 miliar kepada Arab Saudi sebagai bentuk dukungan jangka panjang.















