Sumbawanews.com,- Timnas Indonesia akan bertemu Bangladesh pada pertandingan terakhir fase grup FIFA ASEAN Cup 2026, pada 1 Oktober 2026, dalam pertandingan yang menentukan kelanjutan perjalanan kedua tim. Kedua tim tergabung dalam Grup A bersama Singapura dan Malaysia, dengan laga pembuka Indonesia melawan Singapura pada 25 September 2026, diikuti lawatan ke Malaysia pada 28 September 2026. Berdasarkan ranking FIFA terbaru, Indonesia unggul jauh sebagai tim yang lebih diunggulkan, berada di posisi 118 dengan 1157,05 poin, sedangkan Bangladesh menempati peringkat 181 dengan 902,93 poin. Posisi Indonesia stabil di peringkat 118 sejak Juni 2026, setelah sebelumnya sempat turun ke peringkat 122 pada periode Oktober 2025 hingga April 2026, sementara Bangladesh tetap di peringkat 181 sejak April 2026, setelah sempat berada di peringkat 180 pada November 2025 hingga Maret 2026.
Dengan kekuatan skuad yang diperkuat sejumlah pemain berkarier di liga luar negeri dan dukungan penuh dari publik tuan rumah, tim asuhan John Herdman dinilai memiliki keunggulan strategis dan psikologis menjelang laga ini. Meski demikian, catatan historis menunjukkan bahwa perbedaan ranking tidak selalu menjamin kemenangan, sehingga tim Garuda tetap diminta untuk tidak meremehkan potensi kejutan dari Bangladesh, yang meski secara statistik lebih rendah, tetap memiliki kemampuan untuk memanfaatkan kesalahan defensif dan memanfaatkan momen dalam pertandingan berdurasi 90 menit. Jadwal pertandingan yang padat—tiga laga dalam sembilan hari—juga menjadi tantangan tambahan bagi manajemen kebugaran dan rotasi pemain, terutama dengan masuknya dua pemain debutan yang baru dipanggil menjelang turnamen.















