Sumbawanews.com,- Persebaya Surabaya menjadi juara Piala Presiden 2026 setelah mengalahkan Persib Bandung 6-5 lewat adu penalti dalam laga final yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Kamis, 6 Agustus 2026. Pertandingan berakhir 1-1 setelah waktu normal, memaksa kedua tim bertarung di titik putih. Kemenangan ini membawa pulang trofi pertama Persebaya di ajang tersebut, sekaligus hadiah uang sebesar Rp8 miliar. Gelandang asal Meksiko, Francisco Rivera, terpilih sebagai pemain terbaik turnamen berkat penampilan konsisten sepanjang kompetisi.
Laga final yang penuh ketegangan menjadi momen bersejarah bagi Bajul Ijo, yang akhirnya menuntaskan penantian panjang di Piala Presiden. Rivera, yang mencetak gol dalam laga kontra Dewa United di fase grup, menjadi sosok sentral di balik keberhasilan tim. Usai pertandingan, ia menangis bahagia sambil memegang trofi dan penghargaan Pemain Terbaik, lalu mendedikasikan gelar ini untuk suporter setia Persebaya. “Trofi Piala Presiden ini untuk Bonek dan Bonita,” ujar Rivera, yang mengatakan euforia kemenangan ini mengingatkannya pada gelar Liga 2 2017.
Rivera menegaskan, penghargaan individu yang ia terima adalah hasil kerja tim. “Saya juga menjadi pemain terbaik. Namun, semua itu karena kerja keras seluruh pihak di Persebaya,” katanya. CEO Persebaya, Azrul Ananda, menyambut kemenangan ini sebagai dorongan kuat menjelang Super League 2026/2027 yang segera bergulir. Melalui akun Instagram resminya, Azrul menulis, “Walaupun ini masih pramusim, saya bisa merasakan betapa besarnya kebahagiaan yang telah diberikan Persebaya kepada semua pihak yang mencintainya. Ini mendorong kami untuk terus melangkah ke depan, terus mengejar kebahagiaan-kebahagiaan selanjutnya, dengan cara yang sebaik-baiknya.”
Persebaya telah menjadwalkan uji coba melawan Penang FC di Stadion Gelora Bung Tomo pada 15 Agustus mendatang sebagai bagian dari persiapan liga. Rivera menekankan, meski kepercayaan diri tim meningkat pascajuara, fokus tetap pada langkah demi langkah. “Sekarang fokus selangkah demi selangkah. Di liga nanti, kami lebih dulu akan menghadapi Bhayangkara,” ujarnya. Dengan gelar ini, Persebaya tidak hanya membuka musim dengan semangat tinggi, tetapi juga membuktikan bahwa kekuatan tim bukan hanya di lapangan, tapi juga di hati para pendukungnya.















