Sumbawanews.com,- Pergeseran besar terjadi dalam dunia ponsel lipat: dari sekadar gadget eksotis menjadi alat produktivitas utama berbasis kecerdasan buatan. Samsung menempatkan Galaxy Z Fold8 dan Z Fold8 Ultra sebagai kanvas ideal bagi Galaxy AI, di mana pemrosesan teks, gambar, suara, dan konteks terintegrasi secara simultan dalam layar luas yang mendukung multitasking intuitif.
President of Samsung Electronics Indonesia, Harry Lee, menjelaskan bahwa konsumen kini tidak lagi membeli perangkat lipat karena rasa penasaran atau estetika, melainkan karena fungsionalitas nyata yang hanya bisa diwujudkan oleh kombinasi hardware unggulan dan AI multimodal. Menurutnya, bentang layar lebar yang dimiliki seri Fold8 menjadi kunci utama dalam memaksimalkan potensi AI untuk kebutuhan harian maupun kreasi konten.
Fitur baru My FanCam yang mengandalkan lensa ultrawide 50MP dan kamera utama 50MP mampu melacak subjek dan menyesuaikan framing secara real-time, memperkuat posisi Fold8 sebagai standar baru dalam kemudahan penggunaan. Samsung menekankan bahwa keunggulan sejati ponsel lipatnya terletak pada harmonisasi antara desain fleksibel dan sistem operasi yang berjalan intuitif, hasil dari tujuh generasi pengembangan berkelanjutan.















