Sumbawanews.com,- Google meluncurkan fitur visual baru di Google Docs yang didukung kecerdasan buatan Gemini, memungkinkan pengguna membuat, mengedit, dan memodifikasi gambar, diagram, serta infografis hanya dengan perintah teks. Fitur ini memanfaatkan konten dokumen sebagai acuan untuk menghasilkan visual yang relevan, seperti mengubah proposal menjadi diagram atau menerapkan gaya seragam pada beberapa gambar sekaligus. Pengguna dapat memberi perintah alami, misalnya mengubah rasio aspek menjadi 16:9, tanpa perlu beralih ke aplikasi lain. Fitur ini kini tersedia secara terbatas di versi web Google Docs, khusus untuk pengguna Workspace, pendidikan, dan program AI tertentu, dengan peluncuran bertahap yang akan selesai dalam 15 hari.
Di sisi lain, Google juga memperkenalkan model Gemini 3.6 Flash dan 3.5 Flash-lite yang lebih efisien dalam penggunaan token, dengan penurunan konsumsi token hingga 17% dibanding versi sebelumnya. Model baru ini menghasilkan kode berkualitas lebih tinggi, terbukti dari peningkatan skor DeepSWE dari 37% menjadi 49%, serta peningkatan performa di bidang penelitian ML dari 49,7% menjadi 63,9%. Harga pemrosesan token juga lebih terjangkau, yaitu USD 1,50 per 1 juta token input dan USD 7,50 per 1 juta token output. Batas pengetahuan model diperbarui hingga Maret 2026, dengan peningkatan kemampuan menjalankan antarmuka komputer dari 78,4% menjadi 83%.















