Home Serba Serbi Tekno Lindungi Anak di Dunia Maya, Komdigi Integrasikan Edukasi Digital ke Sekolah

Lindungi Anak di Dunia Maya, Komdigi Integrasikan Edukasi Digital ke Sekolah

Sumbawanews.com,- Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mendorong integrasi edukasi digital ke dalam kurikulum sekolah sebagai upaya melindungi anak dari risiko ruang siber. Langkah ini dijalankan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak, atau dikenal sebagai PP Tunas. Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemkomdigi, Bonifasius Wahyu Pudjianto, menjelaskan bahwa nilai-nilai perlindungan digital akan disisipkan dalam kegiatan literasi dan penguatan karakter tanpa membebani kurikulum yang sudah ada. “Dengan demikian, sekolah memiliki referensi yang mudah diterapkan tanpa menambah beban kurikulum yang sudah ada,” ujarnya, dikutip dari Antara, Rabu (29/7/2026).

Untuk mendukung implementasi program ini, Komdigi telah menyediakan modul dan buku panduan interaktif, bahan ajar digital, serta program sosialisasi dan pelatihan berkala bagi guru, orang tua, dan siswa. Pemerintah juga bekerja sama dengan penyedia platform digital, komunitas teknologi, dan mitra strategis lainnya untuk membangun ekosistem digital yang ramah anak. Lima pilar karakter digital yang ditanamkan kepada peserta didik meliputi: aman, bertanggung jawab, kritis, produktif dan kreatif, serta berani melapor. Pilar-pilar ini mencakup pemahaman privasi data, penggunaan teknologi secara etis, kemampuan menyaring hoaks, pemanfaatan kecerdasan buatan untuk pembelajaran, dan keberanian melaporkan kekerasan siber seperti cyberbullying atau eksploitasi digital.

Bonifasius menekankan bahwa kolaborasi antar-kementerian dan lembaga terkait akan terus diperkuat agar nilai-nilai tersebut tidak hanya melindungi anak, tetapi juga memperkuat potensi mereka dalam menghadapi tantangan digital.

Previous articleTimnas Indonesia Terjebak di Grup A bersama Malaysia dan Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026
Next articleFIFA Rencanakan Jual Saham Piala Dunia, Kushner Masuk Sebagai Investor