Sumbawanews.com,- Pelatih Timnas Prancis Didier Deschamps memainkan strategi psikologis menjelang laga semifinal Piala Dunia 2026 melawan Spanyol, yang akan berlangsung di Stadion Dallas pada Rabu, 15 Juli 2026 dini hari WIB. Alih-alih menempatkan timnya sebagai favorit, Deschamps justru menegaskan bahwa Spanyol — juara Eropa saat ini — adalah tim yang paling difavoritkan untuk melangkah ke final, sebuah pernyataan yang sengaja ia sampaikan untuk membebani tekanan mental lawan.
Deschamps, yang pernah membawa Prancis menjuarai Piala Dunia 2018, menyebut bahwa rentetan prestasi Spanyol dalam beberapa tahun terakhir, termasuk gelar Euro 2024, telah menaikkan ekspektasi terhadap skuad asuhan Luis de la Fuente. “Kami tahu kualitas Spanyol. Mereka adalah juara Eropa saat ini. Sebelum Piala Dunia dimulai mungkin banyak yang menganggap kami favorit, tetapi sekarang favorit sebenarnya adalah Spanyol,” ujarnya, seperti dikutip dari beIN Sports. Ia menambahkan bahwa pencapaian tersebut justru menjadi beban berat yang harus dipikul La Furia Roja.
Pernyataan itu dinilai sebagai upaya strategis untuk mengalihkan tekanan dari timnya, mengingat catatan head-to-head terakhir Prancis melawan Spanyol kurang mengesankan: kalah 1-2 di semifinal Euro 2024 dan 4-5 dalam laga semifinal UEFA Nations League 2025. Namun, Deschamps menegaskan bahwa sejarah tidak akan menentukan hasil pertandingan. “Yang terpenting, ini adalah semifinal Piala Dunia. Level pertandingan akan sangat tinggi,” tegasnya.
Pemenang laga ini akan melaju ke final dan menghadapi pemenang pertandingan antara Argentina dan Inggris. Dengan kualitas pemain dan intensitas rivalitas yang tinggi, duel di Dallas diprediksi menjadi salah satu laga paling dinanti dalam sejarah Piala Dunia 2026.















