Sumbawanews.com,- Mulai musim 2026/2027, aturan baru gaji minimum bagi pemain non-Uni Eropa di Liga Belanda berpotensi mengancam keberlanjutan karier sejumlah pemain diaspora Timnas Indonesia, termasuk Maarten Paes dan Mees Hilgers. Klub-klub Eredivisie kini wajib membayar minimal 630 ribu euro per tahun—setara Rp12,9 miliar—kepada pemain dari luar blok UE, sebuah kenaikan signifikan dari 608 ribu euro di musim sebelumnya. Kebijakan ini, yang diterapkan sebagai bagian dari regulasi ketenagakerjaan Belanda, dirancang untuk memastikan perekrutan pemain asing hanya dilakukan jika ada kompensasi finansial yang jauh di atas rata-rata liga. Masalahnya, sebagian besar klub yang memainkan pemain Indonesia, seperti Paes dan Hilgers, berada di kelas menengah hingga bawah Eredivisie, yang memiliki keterbatasan anggaran dibanding raksasa seperti Ajax atau PSV. Meski pemain muda usia 18–20 tahun mendapat pengecualian dengan gaji 75% dari batas minimum, para pemain senior seperti Paes dan Hilgers tidak termasuk dalam kategori ini. Dengan demikian, masa depan mereka di Belanda kini tergantung pada kemampuan klub-klub tempat mereka bermain untuk memenuhi syarat finansial baru yang jauh lebih ketat.















