Sumbawanews.com,- Jordan Henderson mengakhiri perjalannya di Piala Dunia 2026 setelah mengalami cedera patah pergelangan tangan akibat kejadian tak terduga di Estadio Azteca, Meksiko, pada Rabu, 8 Juli 2026. Gelandang veteran timnas Inggris itu terjatuh saat mencoba memanjat papan reklame untuk merayakan kemenangan 3-2 atas Meksiko, sehingga harus ditandu keluar lapangan, mendapat bantuan oksigen, dan dilarikan ke rumah sakit. Tim medis kemudian mengonfirmasi bahwa Henderson wajib menjalani operasi dan dipastikan tidak bisa melanjutkan turnamen. Melalui unggahan di Instagram, ia tidak membahas cedera tersebut, tetapi pesan menyentuhnya terasa jelas dari keheningan itu.
Cedera ini menjadi penutup perjalanan internasional Henderson di panggung Piala Dunia, sekaligus momen berakhirnya karier turnamen besar sang kapten yang dikenal dengan semangat dan kepemimpinannya. Di usia 36 tahun, ia meninggalkan lapangan bukan karena hasil pertandingan, tapi karena kejadian tak terduga yang mengubah segalanya dalam sekejap.
Henderson tidak pernah menyebut pensiun secara resmi, namun cedera ini secara definitif mengakhiri harapannya untuk bermain di ajang dunia lagi. Ia meninggalkan jejak sebagai salah satu pemain yang paling dihormati di timnas Inggris, bukan hanya karena statistik, tapi karena keteguhan hatinya di setiap laga.














