Home Berita Internasional Prancis Catat 2.025 Kematian Tambahan Saat Gelombang Panas Mencapai Puncak

Prancis Catat 2.025 Kematian Tambahan Saat Gelombang Panas Mencapai Puncak

Sumbawanews.com,- Data dari Public Health France mengonfirmasi lonjakan 29,1 persen kematian selama pekan 22 hingga 28 Juni 2026, dengan 2.025 kematian tambahan dibandingkan pekan sebelumnya, saat gelombang panas pemecah rekor melanda negara itu. Menteri Kesehatan Prancis Stéphanie Rist menyatakan angka ini masih bersifat sementara dan kemungkinan akan terus diperbarui. Wilayah Ile-de-France, termasuk Paris, mencatat kenaikan kematian hingga 62 persen, sementara Pays de la Loire juga mengalami peningkatan signifikan. Suhu di banyak wilayah menyentuh lebih dari 40 derajat Celsius selama sekitar 11 hari, memicu kritik terhadap kesiapan pemerintah, termasuk mosi tidak percaya yang diajukan Partai Hijau terhadap Menteri Lecornu.

Meski gelombang panas tahun ini dinilai lebih intens dibandingkan tahun lalu yang menewaskan 5.700 orang, pemerintah memperingatkan bahwa dampaknya tidak akan separah gelombang panas mematikan pada 2003 yang menewaskan sekitar 15.000 orang. Director Jenderal jaringan rumah sakit umum Paris, Nicolas Revel, memperkirakan jumlah korban tahun ini lebih tinggi dari 2025 tetapi tetap di bawah angka 2003. Badan kesehatan publik menyatakan data yang ada kemungkinan masih undercount, mengingat banyak kematian terkait panas yang tidak langsung tercatat sebagai penyebab utama.

Previous articleFIFA Cabut Skorsing Balogun, Belgia Geram: Ini April Mop?
Next articlePiala Presiden 2026 Siap Digelar di Bandung dan Surabaya, 8 Klub dari 4 Negara Bersaing