Sumbawanews.com,- Jaringan metro Teheran mencatat lebih dari tujuh juta perjalanan penumpang dalam periode 13,5 jam, mulai Sabtu (4/7/2026) pukul 17.30 hingga Minggu (5/7/2026) pukul 07.00, menyusul arus massal pelayat yang memadati ibu kota Iran untuk menghadiri pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Ayatullah Ali Khamenei dan anggota keluarganya. Lonjakan penggunaan transportasi publik ini terjadi seiring himbauan resmi agar warga menggunakan metro guna menghindari kemacetan parah di sekitar Imam Khomeini Mosalla, lokasi utama prosesi salat jenazah. Otoritas setempat dan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mendirikan ribuan posko logistik di sepanjang rute untuk membagikan air dan makanan gratis, sementara tim medis memberikan lebih dari 20.000 layanan kesehatan akibat kelelahan dan dehidrasi. Bahkan, karena lalu lintas darat lumpuh total, petugas evakuasi medis harus menggunakan jalur metro untuk membawa pasien darurat ke rumah sakit. Ruang udara di atas Teheran ditutup selama prosesi berlangsung, dan pengamanan berlapis dikerahkan menyusul kehadiran delegasi dari lebih 90 negara. Setelah rangkaian upacara di Teheran selesai, peti jenazah Khamenei dan keluarganya dijadwalkan diberangkatkan menuju Qom, sebelum dimakamkan di Mashhad pada 9 Juli 2026.















