Sumbawanews.com,- Portugal akan menghadapi Spanyol dalam laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 pada Selasa (7/7) dinihari WIB di Stadion AT&T, Arlington. Bek kanan Portugal, Nuno Mendes, siap menghadapi tantangan berat melawan bintang muda Spanyol, Lamine Yamal, yang menjadi ancaman utama di sayap tim Matador. Pertemuan ini menjadi ulangan dari final UEFA Nations League 2025, di mana Mendes sukses membatasi pergerakan Yamal dan mencetak gol penyama kedudukan sebelum Portugal menang lewat adu penalti 5-4.
Mendes, yang bermain untuk Paris Saint-Germain, mengakui bahwa Yamal adalah pemain muda berbakat yang mampu mengubah jalannya pertandingan. Namun, ia menekankan bahwa kunci keberhasilan Portugal bukan hanya pada penjagaan individu, melainkan pada soliditas pertahanan kolektif. “Jika kami bisa menjaga bola dari jangkauan Lamine dan bertahan sebagai tim, itu akan jadi awal yang baik,” ujar Mendes, seperti dikutip dari O Jogo.
Lamine Yamal, yang baru berusia 18 tahun, telah menunjukkan performa mencolok di empat laga fase grup Piala Dunia 2026, dengan satu gol, 14 percobaan tembakan, dan lima peluang diciptakan bagi timnya. Sementara itu, Portugal yang finis di posisi kedua Grup K dengan lima poin, mengandalkan keseimbangan antara serangan dan pertahanan untuk melangkah ke perempatfinal.
Laga ini bukan sekadar duel antar bintang, tapi juga ujian strategi antara dua tim yang saling mengenal sangat dalam. Kedua tim pernah bertemu tiga kali dalam dua tahun terakhir, dengan Portugal unggul dalam dua dari tiga pertemuan terakhir, termasuk kemenangan dramatis di final Nations League. Namun, Spanyol yang tampil tak terkalahkan di fase grup—meraih dua kemenangan dan satu imbang—datang dengan kepercayaan diri tinggi dan formasi ofensif yang mematikan.
Pertandingan ini akan menjadi momen penting bagi Portugal untuk membuktikan ketahanan pertahanannya, sekaligus kesempatan bagi Yamal untuk menunjukkan bahwa ia siap menjadi bintang besar di panggung dunia.















