Sumbawanews.com,- Ousmane Dembele mencatatkan nama di antara legenda sepak bola dunia usai mencetak hat-trick saat Prancis menghancurkan Norwegia 4-1 pada matchday terakhir Grup I Piala Dunia 2026 di Boston Stadium, Sabtu dini hari (27/6/2026) WIB. Gol-golnya tidak hanya memastikan Les Bleus finis sebagai juara grup dengan koleksi sembilan poin sempurna, tetapi juga mengukir prestasi langka: Dembele menjadi pemain keempat dalam sejarah Piala Dunia yang mencetak tiga gol dalam satu pertandingan setelah meraih gelar Ballon d’Or.
Sebelumnya, pencapaian serupa hanya pernah dilakukan oleh Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 1998 melawan Spanyol, Karl-Heinz Rummenigge pada 1982 vs Chile, dan Eusebio pada 1966 saat membantai Korea Utara dengan empat gol. Dengan demikian, Dembele memperkuat barisan elit pemain yang mampu menggabungkan pengakuan individu tertinggi dengan performa memukau di panggung terbesar sepak bola.
Kehadiran Dembele sebagai starter di laga ini menjadi kunci keberhasilan Prancis. Setelah puasa gol di turnamen besar sejak debutnya di Piala Dunia 2018 hingga Euro 2024—di mana ia hanya menyumbang dua assist dalam 998 menit bermain—Dembele bangkit dengan cara spektakuler. Dalam 213 menit beraksi di Piala Dunia 2026, ia mencetak empat gol dan satu assist, rata-rata berkontribusi pada setiap gol per 43 menit. Ini adalah lompatan luar biasa dari performa sebelumnya yang kerap dianggap tak konsisten.
Gol ketiganya pada menit ke-78 menjadi penutup sempurna, setelah Desire Doue mencetak gol keempat Prancis di menit akhir. Kemenangan ini sekaligus mengakhiri catatan buruknya sebagai pencetak gol di turnamen besar. Ia pun menjadi pemain Prancis pertama sejak Kylian Mbappé di final Piala Dunia 2022 yang mampu mencetak hat-trick di ajang tersebut.
Rekan setimnya yang bermain di lini depan pun memberi apresiasi tinggi. Pelatih Didier Deschamps menyebut kinerja Dembele sebagai “bukti kedewasaan dan kepercayaan diri yang terbangun dari kerja keras.” Sementara fans di stadion dan di seluruh dunia memberi standing ovation saat nama Dembele dipertontonkan di layar besar usai pertandingan.
Dengan kemenangan ini, Prancis unggul atas Norwegia di klasemen Grup I dan melangkah ke babak 16 besar sebagai tim terkuat, sementara Norwegia yang tampil dengan skuad cadangan tetap mendapat pujian atas semangat perlawanannya. Namun, malam itu jelas milik Dembele—bukan hanya karena tiga golnya, tetapi karena ia telah mengubah catatan sejarah.















