Home Berita Olah Raga Pratama Arhan Bebas Transfer, Persija Jadi Tujuan Utama

Pratama Arhan Bebas Transfer, Persija Jadi Tujuan Utama

Sumbawanews.com,- Bek kiri andalan Timnas Indonesia, Pratama Arhan, resmi menjadi pemain bebas transfer setelah kontraknya dengan Bangkok United berakhir pada akhir Juni 2026. Pemain berusia 24 tahun asal Blora itu kini menjadi salah satu target utama Persija Jakarta, yang dipimpin oleh pelatih yang pernah membesarkannya di level nasional, Shin Tae-yong.

Selama tiga tahun bersama klub asal Thailand, Arhan mencatatkan 30 penampilan di berbagai ajang, termasuk Liga Thailand, AFC Champions League Two, dan Piala FA Thailand. Ia juga menyumbangkan empat assist, menjadi salah satu pilar penting di lini pertahanan meski masa baktinya tergolong singkat. Bangkok United pun mengapresiasi dedikasi dan profesionalisme sang pemain dalam pernyataan resmi mereka.

Namun, masa depan Arhan kini lebih banyak dibicarakan di Indonesia. Hubungan eratnya dengan Shin Tae-yong—yang pernah mempercayainya sebagai pilihan utama di sektor kiri pertahanan Timnas Indonesia sejak level U-22 hingga tim senior—menjadikan reuni di level klub sebagai skenario yang sangat mungkin terwujud. Di bawah asuhan Shin, Arhan berkembang pesat, menjadi andalan dalam Piala AFF, SEA Games, hingga kualifikasi Piala Dunia 2026. Gaya bermainnya yang agresif, kecepatan tinggi, dan kemampuan lemparan ke dalam jarak jauh yang mematikan menjadi ciri khas yang sangat dihargai oleh pelatih asal Korea Selatan itu.

Persija, yang tengah membangun kembali identitas permainan menjelang musim Super Liga 2026/2027, tampaknya melihat Arhan sebagai solusi strategis. Kedekatan taktis dengan Shin Tae-yong berarti pemain ini tidak perlu waktu lama untuk beradaptasi dengan sistem permainan tim. Dengan kebutuhan Persija akan bek kiri yang mampu menyerang sekaligus bertahan, Arhan dinilai sebagai sosok yang tepat.

Meski demikian, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari manajemen Persija maupun agen Pratama Arhan mengenai negosiasi transfer. Peluang untuk melanjutkan karier di luar negeri juga masih terbuka, terutama dengan minat dari beberapa klub Asia Tenggara yang mengawasi perkembangannya. Namun, dengan keberadaan Shin Tae-yong di kursi pelatih Macan Kemayoran, kemungkinan besar Arhan akan memilih kembali ke tanah air—bukan hanya sebagai pemain, tapi sebagai bagian dari keluarga besar yang pernah membentuknya menjadi salah satu “anak emas” timnas.

Previous articleCucurella Doakan Enzo Fernandez Bergabung ke Real Madrid
Next articleCuracao vs Pantai Gading: Duel Pembuka Grup H Piala Dunia 2026