1. saleng pedi’, yaitu rasa empati terhadap penderitaan orang lain, karena orang lain itu dianggap sebagai bagian dari dirinya sendiri.
2. saleng sayang, tumbuh dari sikap saling pedi’ karena merupakan manifestasi kasih sayang antar sesama dalam lingkungannya.
3. saleng sadu’, saling mempercayai satu sama lain, bersumber dari rasa saling percaya diri masing-masing individu, sebagai bentuk kejujuran.
4. saleng sakiki’, adalah kemampuan saling berbagi rasa dalam suka maupun duka, melarat maupun makmur, bersama-sama menapaki dan melayari kehidupan dalam segala suasana.
5. saleng tulung, merupakan kewajiban setiap insan saling membantu dalam berbagai masalah kehidupan lahir dan batin.
6. Saleng Satingi, muncul karena rasa hormat kepada orang lain. Siapa yang menghormati orang lain maka dia akan menjadi lebih terhormat, dan siapa yang merendahkan orang lain, maka ia akan menjadi lebih dihina orang lain.
7. Saleng Jango, adalah sikap kekeluargaan yang dipupuk untuk saling mengunjungi, bersiraturrahim dengan sesama orang lain. Dalam masyarakat Sumbawa dikenal tamu pribadi, tamu keluarga dan tamu desa.
8. Saleng Satotang, yaitu saling mengingatkan pada kebaikan dan menghindari perbuatan keji dan mungkar.
9. Saleng Beme’, saling membimbing meningkatkan dan mengembangkan potensi masing-masing kearah kebaikan bersama.
10. Saleng Santuret, seia sekata menuju kemajuan dalam pengembangan kehidupan bermasyarakat.
(Aries Zulkarnain, Karakteristik Kepemimpinan Dalam Adat dan Rappang Tana Samawa)
S - Seseng Kalenge
A - Angan Kabalong
M - Mengas Pamikir
A - Ajar Satotang
W - Wajib Ikh’tiar
A - Arap Kasuka
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
















turut berduka cita yang mendalam,semo...
Semoga amal ibadah beliau diterima di...
Sekelumit masalah pembangunan di KSB ...
Semoga Amal Ibadah Beliau diterima AL...
jika dialog sudah nggak bisa lagi, me...