SHARE

Sumbawanews.com.- Tempe bukan hanya dikenal di Indonesia, tapi sudah melalangbuana jauh keberbagai belahan dunia, salah satunya eropa. Ari kecil tidak pernah bermimpi menjadi koki. Namun, kelemahannya dalam pelajaran matematika dan kimia saat di SMU, membuat Ari memutuskan masuk ke sekolah pariwisata di Bandung.

Lulus kuliah pada 1992, ia langsung magang di Hotel Hilton di London selama setahun. Sepulangnya, ia lalu bekerja di Hotel Hilton di Bali. Peluang bekerja sebagai koki di luar negeri diketahuinya saat di sini. Sang atasan memberi informasi soal lowongan kerja di Sun City, Afrika Selatan.

Pintunya sebagai koki internasional pun mulai terbuka lebar. Selama dua tahun ia bekerja di Sun City, sebelum akhirnya pindah ke ibukota Republik Cek, Praha. Pada 2006, karier Ari naik sebagai orang kedua di dapur Hotel Mandarin Oriental sampai akhirnya menjadi executive chef.

Executive chef merupakan jabatan sangat bergengsi, apalagi di jaringan hotel top seperti Hilton. Wajar bila Ari berbangga hati ketika mulai pindah ke Zinc di Hilton Praque Old Town. Media Republik Cek tertarik mendengar kabar ini. Mereka penasaran, bagaimana seorang Chef asal Asia dapat memimpin dapur hotel bergengsi di sana.
Sebagai pemimpin dapur, Ari kadang memasukkan beberapa resep Indonesia ke menu rumah makan. Salah satunya tempe. Bersama dua chef Indonesia lainnya, Jimmy Lo Hamzah (Belanda) dan Yudi Yahya (Belgia), ia memamerkan kelihaian mengolah tempe dalam promosi kuliner Temp(e)tation restoran Banli James, Breda, Belanda.

Saat itu, Ari menyajikan Raviolo Tempe Mangiami. Raviolo, makanan khas Italia dan dipadu dengan potongan tempe. Ia juga membuat Sparkling Seaworld, tempe yang disajikan bersama ikan dengan saus clam.

Selain tempe, ia juga menyajikan nasi goreng di restoran yang dia pimpin. Ari dan nasi gorengnya melambung di kawasan ini hingga masuk ke salah satu media online lokal.

Berhasil di mancanegara tak membuat Ari lupa dengan negara asalnya. Ia juga membuat bangga dengan memperkenalkan kuliner asli Indonesia ke mata dunia.(CBI/sn01)

SHARE
Admin Sumbawanews