SHARE

Sumbawanews.com.- Film kartun umumnya disukai banyak orang. Disney, Pixar, Sony, adalah beberapa rumah produksi film animasi Hollywood yang telah menelurkan banyak judul film animasi yang mendunia. Siapa sangka, di balik popularitas film-film animasi Hollywood, terselip nama-nama anak bangsa yang membanggakan. Berikut ini enam orang Indonesia yang terlibat dalam proses di balik layar film-film animasi Hollywood.

1.Rini Sugianto

Berawal dari kecintaan terhadap karakter fiksi seorang jurnalis berjambul bernama Tintin, seorang animator muda asal Indonesia bernama Rini Sugianto sukses menembus kancah perfilman Hollywood. Rini merupakan lulusan S2 dari Academy of Arts di San Francisco, California, yang saat ini bekerja sebagai animator di perusahaan WETA digital di Selandia Baru. Rini ikut menggarap film The Adventures of Tintin karya Steven Spielberg. Dalam film ini, Rini bertindak sebagai animator dengan andil paling besar.

Dia mengerjakan adegan terbanyak, sekira 70 shot di film Tintin. Saat ini, Rini juga menggarap film Hollywood lainnya, seperti The Avengers.

2.Griselda Sastrawinata

Griselda Sastrawinata pindah ke Amerika Serikat sejak duduk di bangku kelas 2 SMA. Lalu ia melanjutkan ke Art Center College of Design di Pasadena. Selain bekerja di Dreamwork, Griselda juga mengajar ilmu komunikasi visual di kampus almamaternya. Shrek adalah salah satu film produksi dari Hollywood yang melibatkan Griselda.

3.Andre Surya

Andre surya lahir di Jakarta, 1 Oktober 1984, merupakan lulusan Jurusan Desain Komunikasi Visual Univeritas Tarumanagara, Jakarta. Andre adalah satu-satunya digital artist asal Indonesia yang bernaung di divisi Industrial Light and Magic (ILM) Lucasfilm Singapore. Lucasfilm merupakan salah satu production company tersukses di dunia, yang didirikan pada 1971 oleh George Lucas, sutradara Star Wars.

Karya lainnya, City of Enhasa, juga meraih juara satu di Future World Contest. Iron Man adalah film pertama yang ia kerjakan. Setelah itu, ia terlibat dalam penggarapan sejumlah judul film seperti Star Trek, Terminator Salvation, Transformers: Revenge of the Fallen, dan Iron Man 2. Ia juga ikut menggarap Indiana Jones and the Kingdom of the Crystal Skull, Surrogates, dan Transformers: Revenge of the Fallen.

4.Christiawan Lie

Christiawan Lie adalah lulusan ITB dan peraih beasiswa full bright untuk kuliah di jurusan sequential art (komik) di Savannah College of Art and Design, Amerika Serikat. Ia merupakan salah satu pekerja dibalik layar beberapa film terkenal, sebut saja Transformers 3, GI Joe, hingga yang terbaru Spiderman 4. Bahkan, saat ini dia juga tengah merampungkan beberapa proyek game, seperti Starwars dan Lord of the Rings.

5.Wira Winata

Lulusan Nanyang Polytechnic (Singapore) dan Art Centre Collage of Design (Passadena/ CA-US) ini awalnya sekedar menyelesaikan film animasi The Little Red Plane sebagai final project kelulusan di Art Centre, dan iseng mengirimkan film mereka ke Festival Film Animasi Internasional.

Di luar dugaan The Litte Red Plane meraih banyak penghargaan seperti medali emas Student Emmy Award dan Dance With Film, Piala Kristal di Festival Film Heartland, serta ditayangkan khusus di Festival Film Cannes.

6. Michael Reynold Tagore

Jika kamu terkagum-kagum dengan detail mulus di film The Hobbit, The Avengers atau Iron Man 3, maka itu semua berkat tangan dingin Michael Reynold Tagore. Pria asal Surabaya ini menjadi salah satu orang yang dipercaya untuk membuat kostum-kostum Iron Man. Dalam pembuatan film animasi komputer Happy Feet 2, Reynold dipercaya membuat tampilan salju dan background datarannya. Sedangkan untuk film The Hobbit, ia bertugas memperhalus gambar komputer agar baik penonton tidak bisa membedakan mana yang asli manusia dan mana yang hasil manipulasi komputer.

Kisah 6 animator ini bisa jadi inspirasi bagi semua anak bangsa yang ingin karyanya dikenal dunia. Jangan takut bermimpi, karena dengan usaha, semua bisa kita raih. (CBI)

SHARE
Admin Sumbawanews