SHARE

Sumbawanews.com.- Di Indonesia, ayam termasuk salah satu jenis makanan yang paling diminati. Selain makanan, ada jenis ayam dan unggas ternyata dikoleksi karena keindahannya. Tak jarang, berbagai ayam hias ini diikutsertakan dalam lomba unggas hias di tingkat nasional dan internasional.

Tak hanya di Indonesia, ayam hias pun ternyata diminati di mancanegara. Unggas hidup rata-rata dijual mulai dari US$ 50 per ekor hingga ribuan dolar Amerika Serikat (AS) per pasang. Walaupun sudah terbilang cukup mahal, ternyata harga ayam termahal di dunia bisa mencapai ribuan dolar. Tak mengejutkan, ayam termahal di dunia berasal dari Indonesia. Ayam Cemani namanya. Untuk satu ekornya, pembeli harus merogoh kocek hingga US$ 2.500 per ekor atau sekitar Rp33 juta lebih. Karena mahal dan langka, Ayam Cemani terkenal dengan nama ayam Lamborghini.

Nama Ayam Cemani berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti ‘hitam pekat’. Sesuai namanya, ayam asal Jawa Tengah ini memiliki tubuh hitam pekat. Bukan hanya bagian luarnya, bulu, otot, tulang dan organ-organ tubuh di dalamnya juga berwarna hitam. Wajar saja jika ayam ini dianggap spesial dan berharga puluhan juta. Awalnya, ayam ini diekspor ke Eropa pada 1998 dan dikaitkan dengan Black Chicken Swedia.

Paul Bradshaw dari Greenfire Farms Florida, mengatakan mahalnya harga ayam ini disebabkan faktor langka dan sulit untuk berkembang biak. Greenfire sendiri menjadi peternak ayam cemani pertama di AS, terhitung sejak musim semi 2014 lalu.

Tak hanya itu, unggas ini telah dikenal bernilai tinggi karena diyakini memiliki kekuatan magis. Kecantikannya tercermin dari warna hitam yang berkilau dan mengkilat di seluruh tubuhnya.”(CBI/sn01)

SHARE
Admin Sumbawanews