KH Hasyim Muzadi Sosok Ulama yang mempertahankan Pancasila dan NKRI Telah Pergi...

KH Hasyim Muzadi Sosok Ulama yang mempertahankan Pancasila dan NKRI Telah Pergi Selamanya

SHARE

berita_372427_800x600_IMG-20170316-WA0004

Malang, Sumbawanews.com. – Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) KH Hasyim Muzadi tutup usia, Kamis (16/3/2017) pagi. Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama itu menghembuskan nafas terakhirnya sekitar pukul 06.15 WIB.

KH Hasyim Muzadi sempat dirawat di Rumah Sakit Lavalette pada 11 Maret 2017, dan pulang pada 13 Maret 2017 untuk menjalani perawatan di rumah.

Menurut kabar yang beredar, putra almarhum KH Hasyim Muzadi, Ust. Yusron Shidqi mengabarkan jenazah akan diberangkatkan ke pesantren Alhikam Depok dari Malang ba’da Dzuhur hari ini, dan akan dishalatkan di Mesjid Alhikam setibanya di pesantren.

Sehari sebelumnya, Ketua tim dokter dr Hariadi mengatakan daya tahan tubuh KH Hasyim Muzadi lemah dan perlu perawatan intensif. KH Hasyim Muzadi menderita sakit batuk yang menyebabkan infeksi berujung pada sesak nafas.berita_372441_800x600_IMG_20170316_094455

“Karena daya tahan tubuhnya lemah serta faktor usia, kondisi beliau menurun. Makanan masuk melalui selang infus,” terang dr Hariadi, Rabu (15/3/2017), saat ditemui wartawan usai kunjungan Presiden RI Jokowi di Ponpes Al Hikam.

Putra Almarhum Ustadz Yusron Shidqi mengatakan akan melaksanakan permintaan almarhum agar di kebumikan di Depok, “Wasiat beliau, ujarnya, adalah dimakamkan dan disholatkan di Pondok Pesantren Al Hikam, Depok.

“Insya Allah siang nanti pada zuhur jenazah akan berada di Pondok Pesantren Al Hikam, Depok, dan disholatkan kembali di pesantren. Itu wasiat beliau,” ungkapnya.

Di tempat terpisah,  Ketua PBNU KH Robikin mengungkapkan KH Hasyim Muzadi mempunyai cita-cita besar.

“Pernah Ketua Umum PBNU  dan almarhum menginginkan kemuliaan umat Islam dan tegaknya Islam dalam sehari-hari tentu dalam tegaknya persatuan dan kesatuan Indonesia,” kata Robikin.

Beliau, ujarnya, sangat  moderat dan ulama yang mempertahankan Pancasila dan NKRI. Beliau selalu mengedepankan persatuan dan menegakkan nilai-nilai Pancasila dan kokohnya persatuan.

Umat muslim di Indonesia berduka. Almarhum adalah mantan Ketua Umum PBNU dan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden.

Wasiat beliau, ujarnya, adalah dimakamkan dan disholatkan di Pondok Pesantren Al Hikam, Depok.

“Sebagai warga NU, jelas Robikin,  haruslah berkewajiban menteladani seluruh perjuangan beliau dan meneruskan perjuangannya.” Ucap Robikin.

Selain itu, Wali Kota Malang M. Anton memandang Sosok Almarhum KH Hasyim Muzadi merupakan seorang tokoh yang patut ditiru keteladanannya, salah satunya selalu memikirkan bangsa.KH-Hasyim-Muzadi-Maulid-nabi-Muhammad-saw-di-UI

“Beliau adalah ulama besar yang selalu memikirkan bangsa,” katanya.

Pria yang kerap disapa Abah Anton ini mengingat pesan terakhir KH Hasyim Muzadi sebelum wafat. Pesannya, pemimpin di Malang agar selalu mengayomi semua pihak demi menjaga kerukunan umat beragama.

“Beliau sempat mengatakan sebagai kepala daerah harus bisa mengayomi, sabar, dan harus bisa berkomunikasi dengan semua pihak,” tuturnya.

Politisi PKB ini mengungkapkan bela sungkawa yang mendalam atas wafatnya KH Hasyim Muzadi. “Semoga Allah mengampuni semua dosanya,” imbuh Anton.

Saat ini, jenazah KH Hasyim Muzadi telah dishalatkan di Masjid Ponpes Al Hikam sebelum diberangkatkan ke Depok. Dikarenakan banyaknya pelayat, shalat jenazah harus dilakukan bergantian. Hingga berita ini ditulis, shalat jenazah telah dilakukan sebanyak 10 kali.

Solat jenazah untuk Almarhum K. H. Hasyim Muzadi Terus berlangsung hingga saat ini, bahkan sekarang sudah berlangsung solat jenazah untuk yang ke 10 kalinya.

Antusias yang sangat besar ditunjukkan para ulama, untuk melakukan solat jenazah  sebagai penghormatan terakhir.

Dengan membaca surat Alfathikah yang terus dikumandangkan di kediaman Alhamarhum, para pentakziah terus berdatangan ke kediaman beliau di Jalan. Cengger Ayam. 14 kelurahan tulus rejo, kacamatan Lowokwaru, Kota Malang.(Erwin S)

 

SHARE