Sumbawa, Sumbawanews.com.- Menteri Pertanian Anton Apriantono meresmikan Lar Limung di Desa Limung Kecamatan Moyo Utara Kamis (2/7).Menteri yang didampingi Wakil Gubernur NTB Badrul Munir dan Bupati Sumbawa jamaludin Malik datang untuk melihat langsung potensi peternakan di NTB khususnya di Kabupaten Sumbawa sekaligus meresmikan Lar Limung. Dalam kesempatan tersebut, Mentan menyambut baik semangat dan tekad Pemda untuk merealisasikan Kabupaten Sumbawa sebagai Kabupaten Peternakan dan Provinsi NTB dengan Program Bumi sejuta Sapinya. Menurutnya, koordinasi yang dibangun semua tingkatan Pemerintahan ini ketemu dan sinergi sehingga Pemerintah sangat mendukung.”Semangat adalah Modal besar untuk mensukseskan suatu Program.” Tegas Anton.
Menurutnya, Pemerintah akan focus dengan pembangunan sarana air, Jalan Usaha tani, Makanan ternak dan perluasan ladang. Selain itu menurutnya, Pemerintah juga memberikan perhatian bagaimana usaha pemberdayaan petani, bagaimana Petani mempunyai kelembagaan yang kuat.Peran Penyuluh Petani Ternak juga sangat diperlukan selain factor Pembiayaan yang tidak kalah penting.
Sementara itu, Bupati sumbawa Jamaludin Malik melaporkan, sampai saat ini kontribusi terbesar dalam struktur PDRB Kabupaten Sumbawa didominasi oleh sektor primer (sektor pertanian, sektor pertambangan dan penggalian), kemudian sektor tersier (sektor jasa-jasa meliputi sektor perdagangan hotel dan restoran, sektor pengangkutan dan komunikasi, sektor keuangan persewaan dan jasa perusahaan dan sektor jasa); dan sektor sekunder (sektor industri, listrik gas dan air bersih, sektor bangunan).
Menurutnya, dari 43% kontribusi sektor pertanian, 16,34% di antaranya merupakan sumbangan sub sektor peternakan. kelebihan ternak memiliki arti tersendiri dimata masyarakat Sumbawa. Ternak mampu mengangkat derajat masyarakat Sumbawa yang terbukti dari hasil ternak dimanfaatkan untuk biaya naik haji, biaya pendidikan, biaya kesehatan dan biaya tak terduga lainnya.
Menurutnya, luas lar atau kawasan seluas 1007 Ha dengan populasi ternak (sapi bali, sapi hisar, kerbau, kuda dan kambing) yang berjumlah 3.941 ekor. Sedangkan populasi ternak besar tahun 2008 di Kabupaten Sumbawa berjumlah 208 ribu ekor dengan rata rata pertumbuhan setiap tahunnya berkisar 10 sampai 12 %.
selain itu keberadaan lar di Kabupaten Sumbawa secara keseluruhan sebanyak 59 titik dengan luas areal seluruhnya mencapai 26.776 ha, dari jumlah tersebut ada 5 titik lar yang telah ditetapkan melalui keputusan Bupati Sumbawa antara lain, lar gili rakit 1500 ha di kec. Empang; Lar ai ampuk 400 Ha di Desa Plampang kec.Plampang; Lar lutuk kele 200 Ha di Desa Muer kec. Plampang.(Sn-06)
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|























emhhh ITB
pendidikan Agama,Moral dari kelurga s...
Na penok babakn aman maluk sak! Ka...
Sosialisasi pasangan ZUL - MALA di ke...
Pencermatan kami yang hadir sekitar 3...