Taliwang KSB. Sumbawanews.com.- Kepolisian Resor (Polres) Sumbawa Barat terus melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap laporan kasus ijazah tingkat dasar (TD) kandidat calon Bupati DR.KH. Zulkifli Muhadli SH.MM priode 2010-2015 mendatang.Langkah itu, merupakan tindaklanjut dari laporan dari salah satu kandidat calon Bupati dan wakil bupati yang gugur administrasi ditingkat KPUD setempat pada 2 Maret 2010 lalu, tentang dugaan pemalsuan data dan ijazah tingkat dasar kandidat calon Bupati dan wakil bupati incumbent.
Kapolres Sumbawa Barat AKBP Hady Gunawan SH. S Ik. pada sejumlah wartawan membenarkan, bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan penyelidikan tentang laporan kasus dugaan pemalsuan data dan ijazah salah satu kandidat calon Bupati KSB, sambil menunggu hasil kordinasi bersama Polda NTB dan Mabes Polri, “Kita saat ini tengah melakukan penyelidikan, dan hasilnya kami kordinasikan kepihak Polda dan Mabes Polri,” kata Kapolres.
Dijelaskan, tindak lanjut dari proses penyelidikan dan penyidikan kasus tersebut, pihak kepolisian sejak awal masuknya laporan hingga saat ini sudah memanggil sekitar 8 orang saksi terkait, untuk dimintai keterangan keabsahan ijazah tingkat dasar yang dimiliki oleh salah satu kandidat Cabup tersebut, ”Kita sudah memanggil sekitar 8 orang saksi, untuk dimintai keterangannya terkait kasus ini,” jelas Hady Gunawan
Menurut Kapolres, kasus ini perlu ditindaklanjuti, sehingga status dan proses hukum terhadap dugaan keabsahan ijazah yang dimiliki oleh salah satu kandidat calon Bupati KSB 2010-2015 tersebut lebih jelas, agar tidak menimbulkan opini dan persefsi kontroversi berkepanjangan ditengah masyarakat, yang dapat menggangu konsdusifitas daerah, ”Kita sudah siap untuk menuntaskan kasus ini hingga menemui titik terang, agar tidak menimbulkan berbagai opini dan persefsi kontroversi berkepanjangan ditengah-tengah masyarakat,” tegas Kapolres optimis.
Dihubungi terpisah, Ir.H.Busra Hasan juga membenarkan, bahwa pihaknya telah melaporkan kasus dugaan penggunaan ijazah palsu salah satu kandidat calon Bupati incumbent tersebut ke Polres KSB, dan ditembuskan ke Polda NTB serta Mabes Polri, untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan, “Saya sudah menyerahkan sejumlah data terkait keabsahan ijazah incumbent dalam pencalonannya sebagai Bupati KSB priode 2010-2015,” kata Busra Hasan pada wartawan.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap langkah penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan pihak penegak hukum, sehingga diharapkan kasus dugaan keabsahan ijazah Calon Bupati incumbent tersebut segera terungkap jelas, “Kami juga apresiasi sikap tegas penegak hukum dalam menyidik kasus ini, sehingga apa yang menjadi opini dan persefsi kontroversi ditengah masyarakat selama ini menjadi lebih jelas,” kata Busra Hasan. (Hong).
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
















turut berduka cita yang mendalam,semo...
Semoga amal ibadah beliau diterima di...
Sekelumit masalah pembangunan di KSB ...
Semoga Amal Ibadah Beliau diterima AL...
jika dialog sudah nggak bisa lagi, me...