Taliwang, Sumbawanews.com.- Polemik pinjaman Yayasan Al-Ihlas yang dipimpin oleh Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) KH. Zulkifli Muhadli akhir terbuka. Pimpinan Bank NTB Cabang Taliwang mengakui bahwa pihaknya telah memberikan kredit kepada Yayasan Al-Ihlas sebesar Rp32 Milyar.“Pinjaman tersebut agunananya menggunakan asset Yayasan Al-Ihlas.” Jelas Pimpinan Bank NTB Cabang Taliwang Dahlan, saat beraudensi dengan Front Pemuda Taliwang (FPT) KSB, Kamis (2/7) siang di Kantor Bank NTB Taliwang.
Sementara itu Humas FPT Tony Marga Putra MS sesuai bertemu Pimpinan Bank NTB Taliwang menjelaskan kepada Redaksi bahwa Bank NTB telah mengeluarkan kebijakan diskriminatif dalam hal pemberian kredit oleh Bank NTB kepada pihak pihak-pihak tertentu.
“Direksi Bank NTB sampai saat ini belum memberikan klarifikasi terkait dengan pinjaman tersebut.: jelas Tony.
FPT menuntut Bank NTB membuka persoalan ini secara terbuka kepada masyarakat, karena saham Bank NTB dimiliki oleh masyarakat NTB dalam hal ini diwakili oleh Pemda-pemda yang ada di NTB.
“Ketertutupan Management Bank NTB kepada rakyat menjadi dugaan kuat adanya konspirasi terselubung antara pihak Bank NTB dengan Yayasan Al-Ihlas.” Ujar Toni.
Sebelumnya, Gerakan Mahasiswa Taliwang (GMT) Peduli KSB juga mempersoalkan kebijakan Bank NTB yang memberikan kredit cukup besar tanpa dasar yang jelas.
“ Gerakan GMT sebelumnya kami dukung, dan FPT akan terus mempersoalkan skandal ini agar diketahui oleh masyarakat.” Pungkas Toni. (sn05)
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|





















eeeeeeeeeeeeeee baing desa gedooooooooo
jangan ngaku baing desa kalau anda ti...
jangan ngaku baing desa kalau anda ti...
haaaaaa ap gk slh gede bnr,,,,