"Tidak perlu ada sakralisasi bentuk-bentuk demokrasi, termasuk UUD, sebab UUD bukan kitab suci agama," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, dalam pidatonya saat acara buka puasa bersama anggota Dewan Perwakilan Daerah di kediaman Ketua DPD RI Ginandjar Kartasasmita di Jakarta, Minggu (30/8).
Menurutnya, dalam 25 hingga 50 tahun ke depan, generasi mendatang mungkin akan mengubah bentuk demokrasi sesuai dengan perubahan jaman. Seperti halnya Indonesia yang telah mengalami masa demokrasi terpimpin, parlementer, semiotoritarian, dan multipartai dengan sistem kabinet presidensil.
"Generasi mendatang mungkin akan mengubah bentuk demokrasi sesuai dengan tantangan jaman," katanya.
Ia menegaskan jika bangsa menginginkan perubahan demokrasi, maka perubahan itu dimungkinkan. Dengan catatan perubahan itu bukan tujuan, melainkan untuk menjawab permasalahan bangsa.
"Kalau kita memahami, demokrasi itu membawa manfaat. Tidak perlu ada pertikaian yang mengarah pada konflik yang tajam," katanya.
Undang-Undang Dasar yang dimiliki bangsa Indonesia dibuat untuk sebagai upaya mencari bentuk kehidupan berdemokrasi yang paling tepat.
Perubahan terhadap bentuk demokrasi di Indonesia, masih dimungkinkan terjadi di tahun-tahun mendatang. Hal itu bisa dilakukan untuk merespons tantangan zaman.
Dalam kesempatan itu, Presiden meminta agar DPD ke depan semakin
berperan sehingga meningkatkan praktik pengawasan dan keseimbangan dalam kehidupan bernegara.
"Tidak boleh ada kekuasaan yang begitu absolut di negeri ini. Kalau kekuasaan itu absolut maka mengganggu check and balances dan bisa salah," katanya.
Acara buka bersama ini digelar di kediaman Ketua Dewan Perwakilan Daerah Ginandjar Kartasasmita. Tampak hadir sejumlah menteri antara lain Pelaksana Tugas Menko Perekonomian Sri Mulyani Indrawati, dan Menteri Sekretaris Negara Hatta Rajasa. (bipnewsroom/T.Ys/toeb)
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
















turut berduka cita yang mendalam,semo...
Semoga amal ibadah beliau diterima di...
Sekelumit masalah pembangunan di KSB ...
Semoga Amal Ibadah Beliau diterima AL...
jika dialog sudah nggak bisa lagi, me...