Jakarta, Sumbawanews.com.- Bom yang meledak di Hotel JW Marriott dan Hotel Ritz Carlton Kuningan Jakarta mengakibatkan sedikitnya sembilan korban tewan dan puluhan lainnya terpaksa di rawat di rumah sakit.Aparat kepolisian mensinyalir pengeboman ini menggunakan cara bom bunuh diri dengan dua orang pelaku yang juga ikut tewas, dan pihak kepolisian menduga mereka merupakan jaringan Nurdin M Top dan anggota Jaringan Islamiyah.
Berikut kronologis lengkap Pengeboman Hotel JW Marriott dan Hotel Ritz Carlton Kuningan Jakarta:
Rabu (15/7/200) Seorang pria bernama Nurdin A, melakukan Check in di Hotel JW Marriot
Jum'at (17/7/2009)
07.44: Seorang Pria mengenakan baju berwarna gelap itu mengenakan topi dan membawa dua tas berjalan didalam lobi dan langsung mengambil ke arah kanan. Satu tas berjenis trolly yang diseret dengan tangan kanan, satu tas lainnya dijinjing di bahu kanan.
07.45: Terjadi ledakan di lantai dua Hotel JW Marriott, Kuningan, Jakarta. Ditempat ini diduga terjadi tiga kali ledakan, yakni di Bank Panin, Bank Permata dan Lobby Hotel JW Marriott
07.47: Ledakan juga terjadi di restoran Airlangga Hotel Ritz-Carlton, Kuningan, Jakarta.
08.30: Polisi menutup Kawasan Mega Kuningan
09.15: Menko Polhukam Widodo AS, Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri meninjau ke lokasi ledakan di Hotel Ritz Carlton dan Marriott
09.25: Presiden Direktur PT Holcim Indonesia Tbk Timothy McKay (60) meninggal setelah berjuang hidup lebih dari 70 menit di RS Medistra
10.30: Tim Gegana Brimob dan Puslabfor lakukan olah TKP
11.00: Gubernur DKI Fauzi Bowo dan Menkokesra Aburizal Bakrie terlihat berbincang di depan Hotel JW Mariot, begitu juga dengan staff khusus presiden SBY, Dino Patty Djalal sibuk berbicara via HP.
11.20: Korban tewas diangkut pakai empat mobil ambulans
11.30: SBY Rapat Terbatas soal ledakan Ritz Carlton dan JW Marriot
12.14: Wakapolri Komjen Makbul Padmanagera tiba di lokasi
12.30: Polisi menemukan bom di kamar 1808 hotel JW Marriott
12.35: Kapolda Metro Jaya Irjen Wahyono bersama Ketua Komisi I DPR THeo L Sambuaga tiba
14.00: SBY memberi keterangan pers menuding ledakan terkait Pilpres
14.47: Presiden SBY dan Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso, meninjau korban ledakan bom di Hotel Ritz Carlton dan JW Marriott, di RS MMC, Kuningan, Jakarta.
16.00: Kapolri menetapkan Jakarta siaga 1
16.45: capres Megawati mengadakan konfrensi pers menyikapi tudingan Presiden SBY yang menuding ledakan terkait dengan Pilpres
18.00: Kadivhumas Mabes Polri Irjen Nanan Sukarna mengumumkan dugaan 9 orang tewas, dan
41 orang luka-luka. Namun kantung mayat di RS Polri Sukanto ada 12 kantong mayat, 7 kantong masih jasat utuh, sisanya hancur. Dari 50 orang korban, sebanyak 14 orang warga negara asing.
19.00 Cawapres Prabowo mengadakan konfrensi pers menyikapi tudingan Presiden SBY yang menuding ledakan terkait dengan Pilpres
20.00: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membentuk Jakarta Media Crisis Center dan resmi beroperasi sejak sabtu (18/7) sampai Jum'at (24/7)
Sabtu (16/7/2009)
15.35: Presiden SBY didampingi Mensesneg Hatta Rajasa, Menkopolhukam Widodo AS, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Wahyono meninjau lokasi Bom di Hotel Ritz Carlton dan Hotel JW Marriot selama 5 menit
13.00: Data korban: 9 orang tewas, sebanyak 61 orang korban luka dievakuasi dari lokasi ledakan dan 53 orang diantaranya menjalani rawat inap. Salah satu korban tewas adalah Presiden Direktur PT Holcim, Timothy McKay.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|





















eeeeeeeeeeeeeee baing desa gedooooooooo
jangan ngaku baing desa kalau anda ti...
jangan ngaku baing desa kalau anda ti...
haaaaaa ap gk slh gede bnr,,,,