Text size
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Home Berita Editorial Lagi, Kekerasan Aparat

Lagi, Kekerasan Aparat

E-mail Cetak PDF
  KITA dikejutkan lagi dengan kasus kekerasan yang melibatkan antar-aparat. Kali ini dipertontonkan di tengah malam pada sebuah penginapan Kota Bima. Dua oknum TNI Kompi Senapan A Bima terlibat penganiayaan seorang perwira di Polsek Rasanae Barat Kota Bima.
  Hal yang memicu sinisme publik adalah kejadian itu dipicu dari ketegangan karena ditolak oleh pemilik hotel menempati kamar lebih dari satu orang dan--kabarnya-- dengan lain jenis. Di luar kekerasan yang terjadi, terasa kental ada nilai etis yang terkandung dalam kasus itu. Kekerasan dan etika inilah yang mesti didalami. Kita dukung respons cepat pihak Kodim 1608 Bima yang mengelarifikasi kasus dan pengertian pihak Kepolisian. Pengalaman kerap tergelar, bahwa sentimen korps ini bisa menyebabkan kegaduhan dalam tingkat yang tak biasanya. Ini satu hal yang perlu  disyukuri, meski babak-belur eskalasi kasusnya biasa saja.
  Masalahnya, ketidaksabaran salah satu pihak saja bisa menyebabkan aroma instabilitas terganggu. Padahal, kita dalam posisi berupaya maksimal meminimalisasi potensi yang menyebabkan terganggunya stabilitas menjelang Pemilu Presiden (Pilpres). Dan, dua institusi itulah yang berada pada garda terdepan. Merekalah yang diharapkan publik menjadi pemandu (guidance) bagi upaya-upaya mewujudkan ketertiban.     
  Kasus yang melibatkan rekan-rekan kita di Kompi Senapan A Bima kerap mencuat. Rangkaian kejadian itu mengharuskan ada introspeksi agar tugas utama tak terabaikan. Pihak aparat dipersepsikan sebagai kelompok pada garda terdepan mewujudkan ketertiban dan keamanan. Nah, kalau terus-menerus diciderai oleh tindakan-tindakan yang “kurang populer’, maka citra di depan masyarakat adalah taruhannya.
Tentu, kita dambakan langgam tampilan kinerja aparat keamanan di Bima terjaga dan semakin membaik dari waktu ke waktu. Lebih dari itu,  berwibawa di depan publik. (*)
Komentar
Buat Baru Cari RSS
+/-
Tulis Komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch::(:shock:
:X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s:!::?::idea::arrow:
 
Silahkan Masukkan Kode Anti spam.
danu  - tanggapan   |125.165.169.xxx |26-06-2009 19:24:01
ya cukup mengecewakan sikap aparat yang suka nya berantem, kayak dia orang yang paling hebattt sedunia sekecil-kecilnya paling hebat di tanah indonesia....koreksi mungkin bagi oknum TNI yang terlibat penganiayaan emang kerap mereka terlihat suka maen keroyok, trus maen pukul, bicara kasar kayak jagoan itu terjadi hampir diseluruh negeri ini, dan mungkin juga anggapan mereka dulu yang kita tahu sebelum polisi itu pisah dari TNI ya kerap terlihat polisi-polisi kayak anak tiri bagi tentara...koreksi juga bagi aparat penegak hukum yang terutama bagi oknum2 polisi coba tolong pikirkan tentang tuntutan pekerjaan bagi pak polisi yang katanya ingin dicintai masyarakat sesuai pedoman mereka melayani, mengayomi dan melindungi masyarakat...trims.
 

Editorial

Illegal Mining Tetap Berlangsung
11/07/2010 | Indra Jaya
article thumbnail

Sumbawa, Sumbawanews.com.- Meskipun Pemerintah Kabupaten Sumbawa telah mengeluarkan peringatan keras akan menindak tegas pelaku illegal mining di O;lat Labaoang Kecamatan Lape, tetapi peringatan itu t [ ... ]


Editorial Lainnya

Iklan Baris

Shout Box

Archives Pesan
30/07sayapa rungan
29/07akihiroketika tentara jepang kalah pada perang dunia II..jepang di wajibkan menyerahkan seluruh harta rampasan perang kpd sekutu di hawaii... 3 kapal perang jepang yang membawa harta rampasan berupa emas, permata dan kekayaan kerajaan2 di asia tenggara hilang dlm perjalanan menuju hawaii... di sinyalir ketiga kapal itu sengaja di tenggelamkan di pantai selatan sumbawa.. seluruh harta di masukkan kedalam gua di tengah hutan sumbawa..seluruh pasukan dan harta tersebut di bom bersama2 dlm gua tersebut... foto satelite nasa menunjukkan ada gundukan logam mulia di daerah dodo..itulah mengapa newmont berkeras memperluas wilayah tambangnya ke daerah tersebut... krn di belakang newmont ada raksasa keuangan jepang bernama sumitomo..yg berniat mencari harta tersebut..
29/07jackharta karun itu di kuasai ghoib... begitu pula emas..dia kan muncul di suatu daerah tertentu.... kemudia pada saatnya nanti dia akan hilang lg.... jd mumpung lg muncul..ya serbuuuuuuuuuuuu
29/07isdjsiayas
29/073321boddddddddo
29/073321:)
29/07hendrotak sabar ingin melihat sumbawa lebih maju dari daerah lain
29/07oriebuktikan!
29/07bosangsekali AN-NUR tetap AN-NUR menang!!!
29/07dewi gi mna cara qta cara masukin baesiswa ke pt.newmont
29/07MukhlisNonda ade nonda pang tana Samawa
29/07MukhlisRoa gama balong tana samawa pang tin-tin amgkang mudi....Amin...
28/07SryOlat cabe adlh calon lokasi penambangan. tp sayang Bupati sudah meneken bln 4 kmrn tanpa pengetahuan Rakyat. Apakah Anda msh mw bilang LANJUTKAN......?
28/07ivanmau sampai kapan lingkungan kita tercemar?karna penambangan ilegal di olat labaong... apa tidak mikir dampak apa yang akan kita rasakan?
28/07lipensemoga masyarakat yang melakukan penambangan ilegal di olat labaong diberi kesadaran oleh tuhan.... janganlah anda merusak kelestarian alam dengan kesenangan jangka pendek