Kabar gembira menghinggapi nasib Guru Tidak Tetap (GTT) ataupun Pegawai Tidak Tetap (PTT). Mengingat masih ada kesempatan bagi mereka untuk diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sebanyak tiga komisi DPR-RI sedang membahas dan mengkaji rencana tersebut, dengan membentuk Panitia Kerja (Panja).
Ketua Fraksi Amanat Pelopor (FAP) Burhanuddin Jafar Salam, SH, yang menerima informasi dari anggota DPR-RI Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN) Syafruddin, ST, bahwa, kondisi terakhir terkait persoalan GTT/PTT untuk menjadi PNS masih dilakukan pembahasan di tiga komisi tersebut bersama Panja DPR-RI.
Sebelum pengangkatan GTT/PTT menjadi PNS sebut Hanz akrab disapa, DPR-RI akan melakukan pemetaan kebutuhan diseluruh provinsi. “provinsi yang paling banyak kebutuhan akan Guru akan diprioritaskan untuk pengangkatan PNS-nya. Data di DPR-RI jumlah GTT secara nasional mencapai 4000,”ujar Han. “persoalan GTT/PTT tersebut pembayarannya bersumber dari APBD/APBN ini juga masih dalam pembahasan,”timpal Han
Baik fraksi Amanat Pelopr ataupun komisi I DPRD Sumbawa sebut Han, mendorong DPR-RI untuk mewujudkan rencana pengangkatan GTT/PTT menjadi PNS baik yang digaji APBD/APBN bisa diakomodir. “kita menyambut baik hal tersebut, dan mendorong bisa segera terwujud, hingga pembahasan DPR-RI rampung,”sebut Han. (loek)
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
















pilkada merupakan suatu yg riskan t...
dalam menang kalah dalam politik pil...
Dasar Rumah Sakit Goblok
Semoga ALLAH Memberikan HIDAYAHNYA ke...