Walikota Bima, Drs HM Nur A Latif menilai sebagian pejabat dan kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kota Bima hanya senang memanfaatkan jabatan untuk mencari kekayaan. Padahal kinerja mereka belum optimal.
Meski tak ada rapor merah yang dikeluarkan pemerintah, Nur Latif menilai sebagian pejabat di kota Bima hanya senang mengoleksi mobil mewah atau rumah. Hal itu tidak diimbangi dengan kinerja yang baik.Bahkan sangat jauh berbeda dibandingkan dirinya yang saat ini menjabat sebagai kepala daerah.
"Saya saja setelah lebih dari lima tahun jadi kepala daerah, baru punya mobil. Eh mereka (pejabat eselon II, Red) yang baru diangkat jadi pejabat sudah bergaya-gaya dengan mobil, " ujar Nur Latif, di Rabadompu, beberapa waktu lalu.
Menurut Nur Latif, tak sedikit pejabat yang kurang memahami atau mengetahui tupoksi atau kerja mereka. Selain disebabkan pengetahuan yang minim, juga diperparah kelakuan pejabat itu yang senang mengejar kekayaan.
"Mereka hanya bisa bergaya-gaya depan setir mobil, di suruh kerja tidak tau, apalagi itu jika bukan namanya goblok," katanya.
Lantas siapa saja pejabat yang dimaksud,? Nur Latif enggan membebernya, namun secara umum senang mengejar kekayaan dari pada berkinerja baik. (BE.17)
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|

















wah...
cuma satu kata.... PINTER ... asli y...
bagaimana bisa DPRD sumbawa segra men...
ya..memang saksi annur bukan dilatih ...
sy juga mnyaksikan via tv, ada pertan...