Text size
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
 
 
 
Home Berita Mahasiswa Desak Alumni UBS Ditolak

Mahasiswa Desak Alumni UBS Ditolak

E-mail Cetak PDF

Kota Bima, Sumbawanews.com.-
 Puluhan mahasiswa STISIP Mbojo Bima, Kamis (234),  berunjuk rasa di halaman Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olah Raga (Dikpora) dan kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Kota Bima. Massa menuntut pemerintah  menolak keberadaan alumni Universitas Bima Sakti (UBS).
 Aksi massa dimulai sekitar pukul 10.00 Wita dari kampus STISIP Mbojo dengan  konvoi kendaraan roda, Mereka melalui jalan Soekarno Hatta menuju Dinas Dikpora Kota Bima di depan GOR Raba.
  Masih seperti dalam aksi sebelumnya, massa mahasiswa  mendesak agar aparat Kepolisian segera menangkap Syukri, oknum guru salah satu SDN di Kecamatan Donggo yang  mengaku Rektor UBS, Mereka menuding penyelenggaraan pendidikan tinggi itu tanpa legalitas yang jelas dari pemerintah.
Massa mengatakan sedikitnya 800 orang memperoleh ijasah dan mengeluarkan uang antara Rp20 Juta hingga Rp80 juta. Padahal, UBS hanya melaksanakan kuliah beberapa kali. "Ini menciderai dunia pendidikan, kami saja yang kuliah sudah lima tahun belum-belum juga bisa wisdusa. Kenapa yang kuliah dua kali langsung bisa wisuda, ini merusak dunia pendidikan," teriak massa mahasiswa saat tiba di Dinas Dikpora.
 Wakil massa, Amirudin dalam orasinya, mengungkapkan, keberadaan sejumlah output UBS yang telah mengantungi ijasah tanpa legalitas dari pemerintah atau penyelenggara pendidikan yang sah, mengancam dan menciderai pelaksanaan pemerintah dan dunia pendidikan. "Bagaimana jadinya jika yang diwisuda kemarin menggunakan ijasah untuk mengejar sertifikasi atau mengurus pangkat, apa jadinya bangsa ini diisi orang tidak berhak," katanya.
 Amirudin mendesak agar seluruh instansi pemerintah, termasuk Dinas Dikpora Kota Bima, selektif dan menolak pengajuan sertifikasi guru yang menggunakan ijasah UBS, karena tidak memiliki legalitas yang bisa dipertanggungjawabkan. "Ngakunya kerjasama dengan Universitas Tritunggal Surabaya, tapi nyata tidak ada. Apa yang dilakukan Sukri benar-benar kebohongan," katanya.
 Hingga pukul 10.30 Wita, aksi massa terus berlanjut dengan pengawalan ketat anggota Polresta Bima. Secara bergantian, wakil massa berorasi dan mendesak Kepala Dinas Dikpora Kota Bima menemui mereka. Usaha massa berhasil, sekitar pukul 11.00 wita, Kepala Dinas Dikpora Kota Bima, Drs H Alwy Hardi, MSi, pun bersedia menemui mahasiswa.
Di depan massa, mantan Kabid Dikdas ini  bersedia mewujudkan seluruh tuntutan mahasiswa dan berjanji tidak menerima bahan sertifikasi guru output UBS. Selain itu,  mengeluarkan himbauan agar seluruh sekolah agar tidak terlibat dalam praktik perguruan tinggi illegal itu. "Saya setuju dengan adik-adik mahasiswa, dari awal saya juga menyatakan dalam koran, saya tidak menyetujui keberadaan universitas itu," katanya.
Merasa puas dengan penjelasan itu, massa pun membubarkan diri dan melanjutkan aksinya ke kantor Pemkot Bima. Massa kembali berorasi dan menuntut agar Pemkot Bima menolak keberadaan UBS dan output-nya dengan tidak mengakomodir dalam struktur pemerintahan. Setelah puluhan menit beraksi, sekitar pukul 11.45 wita, massa ditemui Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Bima Drs H Zakaria HS.
Sama seperti yang dinyatakan Kepala Dikpora sebelumnya, Zakaria juga berjanji akan memenuhi tuntutan massa dan mengomunikasikannya terlebih dahulu dengan Wali Kota Bima. Merasa puas dengan komitmen itu, sekitar pukul 12.00 Wita, massa akhirnya membubarkan diri dengan tertib. (BE.17)

Komentar
Buat Baru Cari RSS
+/-
Tulis Komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch::(:shock:
:X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s:!::?::idea::arrow:
 
Silahkan Masukkan Kode Anti spam.
 

Editorial

Kegagalan Paket RAHMAT: Satu Partai, Dua SK Dukungan Politik
23/02/2010 | Syahrul Salam
article thumbnail

Sumbawanews.com.- Tepat Senin (22/02), Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mengumumkan hasil verifikasi terkait data pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati. Sekitar [ ... ]


Editorial Lainnya

Shout Box

Archives Pesan
16/03wirman84kyai idak hebat
15/03 jogangKabupaten sumbawa barat ini kabupaten yang kcil.tapi banyak uangnya,,tambawa barapi kemana uang yang banyak itu..
14/03wirman84pak andi calon yang bupati yang terhormat.kami dari penduduk maluk resetment tidak puas dengan kontrak politik yang dilakukan li lapangan sepak bola maluk .kami mohon di koreksi kembali kontrak politik tersebut,,tidak ada satupun yang menjadi saksi penandatanganan kontrak tersebut,,masyarakat resetment..kami mohon bang andi..
14/03tode miratidak bisakah pemimpin kita bersikap adil dan bijaksana????,sebab bertambah pintarnya seorang pemimpin akan bertambah juga cara pemimpin untuk melakukan penyelewengan2 terhadap masyarakat.kasihan kami rakyat kecil yang hanya bisa meratap janji palsu seorang calon,jika sudah di atas......,hanya satu kata......goodby......
14/03Erna Pakilkurangnya ilmu pengetahuan di Indonesia dan meningkatnya KKN,kalau begini terus kapan Indonesia akan maju ??????
14/03GeminiJangan heran di indonesia terjadi banyak masalah,bencana,karna ulah tangan manusia yg penuh dgn kemunafikn dan kezaliman,hrs smua sadar dan tau diri sbgai hamba Allah.
14/03ernamapinmari kita berpegang tangan untuk meningkatkan semangat belajardan mengurangi volume para TKW luar negri.semoga pemimpin kabupaten sumbawa memperhatikan hal ini
13/03wirmanKSB akan AMAN Jika Paket AmAn Yang memimpin
13/03wirman maluksaya di maluk sudah berpuluh tahun dan yang saya lihat maluk tetap saja seperti dulu...kapn perubahan itu kan datang...
12/03LA[INDA BIDOSKepada Yth: Bapak Gubernur NTB TGH Zainul Majdi, M.A, Bapak Bupati/ Wali Kota Se Pulau Sumbawa, Pimpinan DPRD Se Pulau Sumbawa, dan Seluruh LSM, Ormas, Mahasiswa di Pulau Sumbawa.
09/03emitronInfo : Iklan Baris Via SMS, Iklan Baris Kompas Via sms hub. Emitron Cs. 021 8378 5208,
09/03mamadsemoga seluruh amal, ibadah
09/03irawnkyai habat
08/03holly madisonmari kita nonton porno!!!!!
07/03salsabilasaya bagian dari warga lenangguar yg menjadi tki krna tdk adanya lapangan kerja,mdhan pmimpin muda dpt perjuangkan dodo rinti nantinya,
 

Mainkan MP3  Ringtone Antikorupsi IKRAR
Untuk Download Klik kanan MP3 lalu Save link as

Download Ringtone MP3 Visi Misi, Klik kanan lalu save link as