Dia menilai Ada pihak pihak yang tidak senang dengan keberadaan Yayasan Sapugar karena yayasannya memiliki potensi. ”Ada pihak lain yang sengaja melakukan pembunuhan karakter terhadap yayasan ini.”ungkapnya. Jabal menambahkan apa yang dikatakan oleh penghuni panti jompo itu tidak benar sama sekali.”Semua barang-barang itu sudah dibeli dan ada dalam kamar.” jelasnya.
Jabal mengaku bahwa saat ini dia mendelegasikan kepengurusan yayasan kepada seseorang untuk melakukan tugas harian. Pendelegasian ini mengingat tugasnya sebagai anggota DPRD yang banyak menyita waktu dan tidak memungkinkan untuk memberikan waktu yang cukup kepada Yayasan.”Saya tidak mengetahui persis mengenai peralatan kamar tersebut.”Ungkapnya.
Namun Jabal mengakui tidak menutup kemungkinan apabila ada pengurus yayasan yang melakukan hal tersebut. Menurutnya ada salah satu pengurus yang sudah dikeluarkan karena tinggal di Panti karena dia sendiri tidak punya tempat tinggal.”Kalaupun informasi tersebut benar terjadi, itu adalah diluar sepengatahuan Panti secara kelembagaan.”jelasnya.
Jabal Juga menjamin bahwa yayasan tidak akan mengambil tindakan apapun sebagai konsekuensi terhadap penghuni panti yang berbicara kepada media.”Kami tetap terbuka menampung mereka selama mereka masih ingin tinggal bersama kami.Namun harus mereka mengerti, hanya sebatas inilah kemampuan kami hanya bisa menyediakan tempat tinggal.”pungkasnya.(Sn-06)
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|

















wah...
cuma satu kata.... PINTER ... asli y...
bagaimana bisa DPRD sumbawa segra men...
ya..memang saksi annur bukan dilatih ...
sy juga mnyaksikan via tv, ada pertan...