Laporan ini berdasarkan kejanggalan-kejanggalan yang didapat oleh Joni dalam kurun waktu perjalanan A.Rahman Mohe dan isterinya Srinani saat diminta mengambil uang tersebut ke Bank BNI.Ditemui dikediamannya di Kelurahan Lempe Sumbawa Sabtu (27/6) lalu, Joni Hartono menjelaskan secara rinci tentang kejanggalan tersebut.
Kejanggalan yang dimaksud adalah ketidaksesuaian keterangan yang dilaporkan oleh pasangan suami isteri tersebut ke polisi dengan fakta-fakta dilapangan, dan hasil pemantauan yang dilakukan dari lokasi rapat melalui sms dan telepon kepada orang kepercayaannya ini.
Menurutnya, Rahman mohe bersama isterinya berangkat dari rumah Joni sekitar jam 10.00 bersama keponakannya Sri dan Candra Dewi adik kandung Joni hartono.Atas dasar keterangan Srinani isteri Mohe kepada Polisi bahwa uang tersebut ditaruh dalam Jok motor merek Spin Suzuki yang dikendarainya dengan alasan tasnya kecil tidak muat uang sebanyak itu, namun pernyataan tersebut dibantah Candra Dewi karena dirinyalah yang membantu Srinani memasukkan ke dalam tas dan mengancing resluiting tas tersebut.
Informasi yang didapatnya lagi, bahwa pada saat diketahui uang tersebut raib, Sekitar jam 11.00, Mohe dan isterinya mampir didepan rumah seorang tetangga yang rumahnya berjarak sekitar seratus meter dari rumahnya.D ari luar halaman rumah tetangga tersebut, rahman memanggil pemilik rumah Ipa dengan berkata “Ipa, kamu mau lihat uang banyak tidak?” sambil turun Ipah pun keluar halaman untuk melihat, dan Mohe membuka jok motor hendak memamerkan kepada Ipah uangnya ini.
Saat itulah uang tersebut diketahui tidak berada ditempatnya. Sambil berteriak kaget, Srinani mengatakan mungkin kelupaan diatas meja warung soto kemudian segera kembali lagi ke warung soto tempat mereka makan sebelumnya.”Padahal dalam laporannya mereka menaruh dalam jok motor sejak dari Bank, dan baru dirumah mereka ketahui hilang. Kenapa mereka bisa bilang lupa diatas meja makan soto, padahal mereka laporkan tidak pernah keluar dari jok? Dan Anehnya lagi, Untuk apa mereka harus berhenti dirumah tetangga hanya untuk memamerkan uang sebanyak itu, seolah-olah mencari saksi bahwa benar uang tersebut hilang?” Ungkap Joni.
Untuk itu Joni berharap kepada Polisi untuk mengusut tuntas kasus ini, bila perlu segera melakukan penahanan terhadap Rahman Mohe dan isterinya. Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Sumbawa AKP Ahmad nasution yang dihubungi Sabtu (27/6) lalu, membenarkan kalau pihaknya sudah menerima laporan dari Joni Hartono, pemilik uang dalam jok motor tersebut.Menurutnya, saat ini pihaknya terus melakukan penyelidikan dan berdasarkan keterangan-keterangan saksi yang dikumpulkan, pihaknya yakin akan bias mengungkap dengan segera kasus ini.(Sn-06)
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
















turut berduka cita yang mendalam,semo...
Semoga amal ibadah beliau diterima di...
Sekelumit masalah pembangunan di KSB ...
Semoga Amal Ibadah Beliau diterima AL...
jika dialog sudah nggak bisa lagi, me...