Puluhan mahasiswa Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Bima yang tergabung dalam Sanggar Seni dan Budaya (SSB) Gong 96, Senin (29/6), menggelar aksi teatrikal di persimpangan jalan Soekarno-Hatta samping kantor Pemkab Bima, Mereka menggalang dana sosial bagi masyarakat miskin.
Aksi teatrikal mahasiswa yang mementaskan tentang persoalan sosial dan strata hidup dalam masyarakat itu dimulai sekitar pukul 10.00 Wita. Seluruh mahasiswa tampil dengan berbalut cat dan pakaian serba hitam.
Aksi yang dilakoni mahasiswa pecinta seni ini juga sempat dibubarkan Satuan Polisi Lalulintas (Sat Lantas) Polresta Bima karena menggunakan badan jalan dan menggangu pengendara. Selain pengendara, aksi ini juga menyedot perhatian beberapa pegawai Pemkab Bima.
Korlap SBB, Syamsul Bahri, mengaku aksi mereka sengaja lakukan untuk menggalang rasa solidaritas pengguna jalan guna membantu fenomen sosial atau masyarakat miskin yang kini mencuat. “Sekarang masyrakat kelaparan dimana-mana. Tapi pemerintah seolah apatis dan menutup mata,” ujar Syamsul kepada wartawan di sela aksi.
Selain di perempatan samping kantor Pemkab Bima, aksi teatrikal menggalang dana mereka lakukan di pasar raya Bima. Sesuai rencana dana yang terkumpul bakal disumbangkan ke sejumlah panti sosial. (BE.17)
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|

















perang ue
Iskandar, ternyata anda telah jujur d...
saking kelewat jujurnya saksi JM, akh...
Kalian tim JM ketahuan banget pemboho...
..emang tau pasti ya semuax itu..ntar...