Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumbawa, Ir. Junaidi yang ditemui beberapa waktu lalu mengungkapkan, adapun ketiga kasus tersebut yakni kasus penangkapan ikan menggunakan potasium yang terjadi di perairan pulau panjang.
Kasus tersebut terjadi pada bulan April 2009 dengan mengamankan empat tersangka yang kini telah dijerat hukuman sekitar satu setengah tahun penjara.
Dilanjutkannya, selain itu juga pernah terjadi kasus penangkapan ikan tanpa ijin yang dilakukan nelayan dari Pulau Lombok tepatnya Desa Tanjung Luar Kabupaten Lombok Timur di perairan lunyuk.
Atas tindakan tersebut pihaknya lalu menurunkan Tim Keamanan Laut (Kamla) Kabupaten Sumbawa, yang akhirnya dapat mengamankan belasan orang dan juga alat tangkap yang digunakan. Nelayan tersebut lalu diminta untuk melengkapi surat ijin penangkapan.
Untuk kasus yang ketiga kata Jun, pihaknya mendapat laporan dari masyarakat akan adanya beberapa alat penangkap ikan yang dianggap unik, lantaran alat tersebut tidak biasa digunakan didaerah lain.
Atas laporan yang diterima, dirinya langsung turun lapangan untuk meninjau kondisi alat tersebut. Setelah diperiksa, ternyata alat tersebut merupakan pukat harimau dengan ukuran kecil.
Dengan adanya kejadian tersebut akhirnya diketahui bahwa, masyarakat ternyata tidak mengetahui bahwa alat tersebut dilarang untuk digunakan. Setelah mengetahui kenyataan yang ada, sebagian dari masyarakat telah menyerahkan alat tersebut ke Dislutkan, sedangkan sisanya telah dirubah menjadi alat lain yang diperbolehkan untuk menangkap ikan.
Dalam kesempatan tersebut dirinya berharap agar sarana patroli laut dapat ditambah. Pasalnya, dengan luas laut yang ada, pihaknya hanya memiliki satu patroli saja. Dimana dengan adanya penambahan tersebut bertujuan untuk meningkatkan keamanan du laut, terutama dari ancaman dan juga nelayan luar yang menggunakan alat – alat yang dapat merusak ekosistem laut. (loek)
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|

















perang ue
Iskandar, ternyata anda telah jujur d...
saking kelewat jujurnya saksi JM, akh...
Kalian tim JM ketahuan banget pemboho...
..emang tau pasti ya semuax itu..ntar...