Sumbawa, Sumbawanews.com.- Hari Selasa (23/6) besok rencananya Bupati Sumbawa Jamaludin Malik akan membuka pengoperasian mesin bio Diesel, mesin pembuat minyak dari biji jarak pagar di Kecamatan Alas.Dengan adanya mesin pengolah bijhi jarak ini, diharapkan mampu meningkatkan produktivitas masyarakat Petani jarak pagar, yang tadinya hanya menjual bahan mentah minimal bias menjual barang setengah jadi. Ditemui di lokasi pabrik Senin (22/6) kemarin, Ir Ibrahim seorang konsultan, pemuda kelahiran Pulau Bungin Kecamatan Alas yang sekarang berdomisili di Bandung, merangkul kelompok-kelompok tani dari sumbawa barat hingga Bima untuk menampung hasil panen untuk diolah menjadi bahan bakar.”Kami Sudah mempunyai kelompok tani sebanyak 25 kelompok tani dengan jumlah anggota kelompok 10 orang dan akan dibekali dengan prampress yaitu alat untuk memerasa biji jarak secara manual”ungkapnya.
Ibrahin menjelaskan, Proses pertama biji jarak diprosers di alat press, Minyak disaring dengan kertas penyaringan.Setelah minyak bersih, selanjutnya dimasukan ke mesin reactor bio diesel kemudian dicampur dengan methanol dengan perbandingan 15 % methanol. Minyak 1000 liter dan methanol 150 liter, ampasnya dari pemerahan bisa langsung dibakar ke kompor briket atau untuk lebih nyaman langsung dijadikan bio gas, diuraikan di gester bakteri yang mengurai ampas dan campuran air hingga jadi gas metan.ampas inilah yang dioptimalkan bagi masyarakat petani agar tidak tergantung dengan minyak tanah.
Menurutnya, Kapasitas mesin yang siap operasi ini kapasitasnya menghasilkan sekitar 500 liter per sekali running. Pihaknya mentargetkan tahun 2015 bisa mencapai 15 ribu iter per sekali running. Untuk menghasilkan 1 liter bio diesel, hanya membutuhkan 4 Kg biji jarak.Ampasnya digunakan untuk local masyarakat. Dari gester ada ampasnya berupa lumpur jadi pupuk, jadi tidak ada yang terbuang.
Sementara itu, Yanti, seorang analis kimia dari ITB Bandung yang mendampingi Ibrahim menjelaskan, minyak ini juga memerlukan analisis kimia untuk menghasilkan minyak yang siap dikonsumsi. Sebelum berproduksi harus diketahui komposisi minyaknya karena mempengaruhi bio dieselnya.”Minyak itu mempunyai karakter yang berbeda misalnya minyak sawit, minyak kelapa.”.Standar yang dipasarkan harus masuk dalam SNI.”Jelas Yanti.(Sn-06))
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
















turut berduka cita yang mendalam,semo...
Semoga amal ibadah beliau diterima di...
Sekelumit masalah pembangunan di KSB ...
Semoga Amal Ibadah Beliau diterima AL...
jika dialog sudah nggak bisa lagi, me...