Terbesar Kedua Di Italia, Islam Belum Diakui Pemerintah

Terbesar Kedua Di Italia, Islam Belum Diakui Pemerintah

SHARE

Roma, Sumbawanews.com. – Ketua Muslim dan Imam Florence, Izzedin Elzir, mengatakan Islam sebagai agama terbesar kedua di Italia yang belum diakui keberadannya dalam konstitusi negara itu dan kurang mendapat perhatian dari pemerintah

“Angka dari badan statistik nasional Istat mengatakan bahwa saat ini ada sekitar 1,7 anggota  Muslim di Itali,” kata Izzedin Elzir yang juga dari kelompok Unione delle Comunità e Organizzazioni Islamiche di Italia (UCOII), lapor OnIslam  yang dikutip Mi’raj Islamic News Agency (MINA), Kamis (13/2).

”Ada lebih dari 700 masjid yang tersebar di Italia,” kata Elzir saat pertemuan dengan anggota lain dari komunitas Muslim pada konferensi khusus umat Islam yang diadakan Selasa lalu di Roma.

Konferensi tersebut diadakan di universitas Niccolò Cusano dan dihadiri  para anggota terkemuka komunitas Muslim Italia.

Berbicara di konferensi tersebut, Elzir menyebut Muslim memiliki kontribusi dalam perekonomian Italia.

“Dengan kata lain, Muslim menyumbang 4-5 persen PDB nasional,” ujarnya.

Namun, imam itu menyayangkan tidak ada pengakuan resmi dari pemerintah terkait keberadaan Muslim di sana.

“Terlepas dari kenyataan bahwa kebebasan beragama diabadikan dalam Konstitusi (Italia), tidak adanya undang-undang yang secara de facto mengakui komunitas Muslim, dengan yang tidak adanya  kesepakatan sampai saat ini”,  katanya, menambahkan tidak seperti ketika pemerintah mengatur hubungan antara lembaga-lembaga Italia dengan agama selain katolik lainnya.

Pemerintah juga pada tahun lalu mengatur hubungan dengan penganut agama lain seperti Yahudi dan Budha, namun Islam saat ini masih belum diakui di Negara pizza itu.

Islam di Italia diyakini muncul pada 1970-an ketika imigran asal Maroko menginjakkan kakinya di sana, yang kemudian disusul oleh imigran lain seperti dari Mesir, Maroko dan lainnya.  Kini terdapat sekitar 1,5 juta muslim di Italia.(T/P03/EO2/Mi’rajIslamc News)

Sumber: Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

 

SHARE
Admin Sumbawanews