Pemerintah Belum Mampu Atasi Perdangan Orang

Pemerintah Belum Mampu Atasi Perdangan Orang

SHARE

Jakarta, Sumbawanews.com. –  Konsultan Hukum Ahmad Sofyan menegaskan kasus perdagangan orang di NTT terus bertambah. Namun, dalam penegakan hukum sangat lemah.

Dokumentasi Perdangan Orang (TKI Ilegal)
Dokumentasi Perdangan Orang (TKI Ilegal)

“Perdagangan orang di NTT kasusnya banyak dan penegak hukum polisi gagal dalam membawa kasus ini ke kejaksaan,” kata Sofyan , Jumat (21/4/2017).

Di Indonesia, ucapnya, kasus perdagangan orang menjadi catatan buruk kasus perdagangan orang dari lembaga internasional.

Catatan lembaga internasional bahwa  negara Indonesia  gagal dalam mengimplimentasikan kasus perdagangan orang dan pemerintah Indonesia tidak sungguh-sungguh dalam menghukum dan menangani kasus perdagangan orang.

“Catatannya adalah jumlah kasus yang ditangkap oleh kepolisian, dan jumlah kasus yang dituntut serta kasus yang divonis. Dan yang divonis hanya ratusan orang,” jelasnya.

Ditambahkannya, data kasus tindak pidana perdagangan orang tahun 2012 yaitu memulangkan 3.200 korban perdagangan orang. Untuk  tahun 2012-2013 itu bertambah 4000 korban dan yang berhasil dituntut hanya 200 orang.

“Volume perdagangan orang dan penegak hukum gagal dalam membongkar sindikasi ini. Dan mereka juga gagal untuk menangkap gembong atau aktor. Yang banyak ditangkap adalah operatornya. Itulah yang jadi catatan badan hukum dunia,” tegasnya. (Erwin S)

 

SHARE