Menteri LHK Hitung Dampak dan Kerugian atas Rusaknya Terumbu Karang di Raja...

Menteri LHK Hitung Dampak dan Kerugian atas Rusaknya Terumbu Karang di Raja Ampat

SHARE
kapal pesiar MV Caledonian Sky

Jakarta, Sumbawanews.com. –  Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya mengatakan, Pemerintah Indonesia tengah mengumpulkan data-data terkait rusaknya terumbu karang di Raja Ampat, Papua yang disebabkan oleh kapal pesiar MV Caledonian Sky. Pemilik kapal pesiar asal Inggris ini telah membuat berita acara kepada Pemerintah setempat, guna bersedia mengganti rugi atas rusaknya terumbu karang di salah satu kawasan wisata mendunia tersebut.

Menteri KLH Siti Nurbaya
Menteri KLH Siti Nurbaya

Siti Nurbaya mengatakan, pihaknya belum dapat memprediksi nilai kerugian yang harus dibayarkan oleh pemilik kapal pesiar asal Inggris ini, meskipun Kementerian LHK telah menugaskan tim khusus untuk menghitung luas terumbu karang yang rusak. Luas terumbu karang yang rusak menjadi tolak ukur besaran nilai ganti rugi yang harus dibayarkan oleh pemilik kapal pesiar MV Caledonian Sky.

“Belum tahu saya, kita akan liat, kita coba liat semua kemungkinan itu bisa hanya yang saya dengar bahwa, katanya kapalnya akan ganti dengan asuransi, saya minta ke pak Dirjennya tolong cari datanya sebaik mungkin, seluruh kelengkapannya, kalau soal berapa-berapanya nanti harus diitung dulu,” ungkap Siti Nurbaya kepada wartawan di Kantor Wapres Jakarta, Kamis (16/3/2017).

Tim khusus Kementerian LHK hingga kini masih mencari data-data atas luas terumbu karang yang rusak. Lebih lanjut, sejumlah pihak terkait seperti pakar hukum laut hingga pakar laut internasional akan dilibatkan guna memastikan besaran nilai kerugian yang dialami Pemerintah Indonesia, dimana Presiden Joko Widodo tengah mendorong pertumbuhan berbagai kawasan khusus pariwisata di Indonesia.

“Kawan-kawan masih di lapangan, nanti kalau kembali akan kita bahas, juga nanti saya coba minta pakar baik hukum laut dan internasional, karena ada bermacam pola,” kata Siti Nurbaya.

Tidak hanya ganti rugi atas rusaknya terumbu karang di Raja Ampat, pemilik kapal pesiar MV Caledonian Sky juga dapat terancam dengan pidana lingkungan hidup yang akan diproses kasus hukumnya oleh Kepolisian RI bekerjasama dengan Kementerian LHK. (Erwin S)

SHARE