Mengukur Komitmen Budaya dari Berpakaian

Mengukur Komitmen Budaya dari Berpakaian

SHARE

Jakarta,- Banyak hal yang menarik untuk dibahas terkait pergelaran seni Budaya Sumbawa dengan tema “Semalam di Tana Samawa” di Sabtu (21/11/09) malam di Hotel Grand Sahid Jaya.
Budayawan Sumbawa Dinullah Rayes justru melihat komitmen untuk mengembangkan budaya lokal bisa dilihat dari tatacara berpakaian kepala daerah yang hadir.
Bupati Sumbawa Drs. H. Jamaluddin Malik mengenakan Batik berwarna coklat marun dengan celana panjang berwarna abu-abu. Sedangkan Wakil Bupati Sumbawa M. Jabir, SH mengenakan kemeja batik berwarna coklat bergaris dengan celana berwarna hitam.
Kedua kepala daerah dari Kabupaten Sumbawa tersebut, sangat kontras jika dibandingkan dengan Sekda Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) Amrullah Ali yang mewakili Bupati KSB, lengkap menggunakan pakaian adat Sumbawa. Amrullah menggunakan baju jas tanpa kerah dan celana berwarna hitam, yang dibalut dengan kain tenun khas Sumbawa. Tidak hanya itu Amrullah juga menggunakan topi adat Sumbawa berwarna hitam dibalut warna emas.
Tokoh Dunia kelahiran Sumbawa Profesor Dien Syamsuddin juga berpakaian adat Sumbawa seperti halnya Sekda KSB. Dien mengenakan jas berwarna hitam dan bersarung tenun Sumbawa dengan  dasar berwarna merah. Dien juga menggunakan topi adat Sumbawa dengan dasar warna kuning bercampur keemasan.
“Dari tatacara mereka berpakaian, kita bisa melihat sejauhmana komitmen mereka untuk melestarikan budaya Sumbawa.” Papar Dinullah Rayes dengan singkat. (*)

Majalah Sumbawanews Edisi Ke-3 Desember 2009: Lintas

SHARE
Admin Sumbawanews