Tim Ekspedisi NKRI Teliti Sadekaskat Desa Lawin

Tim Ekspedisi NKRI Teliti Sadekaskat Desa Lawin

SHARE
timung yang terkumpul lalu di ikat

Sumbawa Besar, Sumbawanews.com.- Tim Ekspedisi NKRI Subkorwil 03/Sumbawa meneliti acara adat di Desa Lawin. Sadekaskat merupakan acara adat yang dilakukan oleh warga Desa Lawin. Sedekaskat telah dilakukan sejak dulu kala. Nenek moyang penduduk lawin sudah merayakan pesta panen. Acara adat ini dilakukan bertujuan untuk memanjatkan syukur kepada Tuhan atas hasil panen yang dilimpahkan. Sedekaskat berasal dari kata “sedekah” dan “zakat”. Sadekaskat dilaksankan semingu setelah panen padi berakhir.

Sehari sebelum sadekaskat, warga desa lawin membuat timung. Kegiatan ini dikenal dengan nama “nimung”. Timung adalah beras ketan yan dimasak dengan santan. Yang unik adalah beras ketan ini dimasak di dalam bambu, lalu bambu tersebut di bakar. Timung ini akan dibawa ke mesjid sebagai oleh-oleh sadekaskat untuk para tamu undangan. Setiap rumah diwajibkan membawa dua buah timung ke mesjid.

Pada hari pelaksanaan sadekaskat, anak-anak pergi ke mesjid mengantarkan timung. Timung ini tidak dimakan selama perayaan sadekaskat. Melainkan menjadi buah tangan para tamu. Timung yang terkumpul kemudian dihitung dan dibagi sesuai dengan jumlah tamu undangan. setiap tamu undangan akan mendapatkan seikat timung. Setiap ikat berisi 6 buah timung.

Acara sadekaskat dimlai sekitar pukul 09.00 WITA. Acara sadekaskat hanya dihadiri oleh para laki-laki saja. Sedangkan wanita mempersiapkan makanan di rumah. Acara pertama berupa pembacaan ayat suci Al-Quran. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan oleh Kepala Desa Lawin, Camat Ropang, Perwakilan Dari Tim Ekspedisi NKRI dan Kapolsek Ropang. Lalu dilanjutkan dengan acara hikmah. Yaitu ceramah agama yang bertemakan zakat dan sedekah.

Setelah mendengarkan ceramah, dilanjutkan dengan pembacaan do’a. Kemudian ditutup dengan acara santap siang bersama.

Segera setelah pembacaan do’a, ibu-ibu datang berduyun-duyun mengantarkan makanan untuk santap siang. Makanan tersebut di masukkan ke dalam nampan. Isi nampan untuk dua porsi. Makanannya berupa nasi, dan lauk pauk. Lauk pauk ada yang berupa belut, udang, ayam dan sayur paku.

Tim Ekspedisi menambahkan Acara adat ini merupakan tradisi nenek moyang Desa Lawin yang harus di jaga dan lestarikan sebagai budaya daerah yang merupakan bagian dari keanekaragaman budaya yang ada di Indonesia. (Kristo)

gambar 1. tempat membakar timung
gambar 2. anak-anak mengantarkan timung ke mesjid
gambar 3. timung yang terkumpul lalu di ikat
gambar 4. Tim Ekspedisi NKRI bersama kades lawin, Camat Ropang dan Kapolsek Ropang menghadiri acara sadekaskat
gambar 5. suasana ketika acara sadekaskat berlangsung
gambar 6. ibu-ibu mengantarkan makanan ke mesjid
gambar 7. isi nampan.

SHARE
Admin Sumbawanews