Perubahan Badan Pengawas PDAM Dinilai Menyalahi Aturan

Perubahan Badan Pengawas PDAM Dinilai Menyalahi Aturan

SHARE

Lombok Tengah, Sumbawanews.com.- Perubahan Direktur Utama Perusahaan daerah air minum (PDAM) yakni HL Moh Kitab makin senter dibicarakan karena (HL Moh Kitab Red) dinilai sangat diistimewakan.

Bahkan lagi-lagi Suhali-Normal (Bupati-Wabup) merubah Direksi Badan Pengawas PDAM. Lalu Satriawandi  diganti oleh HL Mustiadi. Padahal Lalu Satriawandi baru enam bulan menjabat.

Pergantian itu juga menyalahi peraturan menteri dalam negeri. Perubahan Direksi Badan pengawas menurut PP maksimal diganti Minimal satu tahun maksimal empat tahun.

“Posisi Lalu Satriawandi baru enam bulan menjabat menjadi badan pengawas sudah diganti, kok bisa itu dilaksanakan, kita punya aturan terkait pergantian direksi PDAM” terang Adnan Direksi PDAM setempat.

Adnan Juga tidak berkomentar Banyak karena iapun hanya pegawai bawahan, “Kalau masalah pergantian posisi Badan pengawas saya tidak punya wewenang mas.”ujarnya singkat.
Sementara HL Mustiadi sebelumnya menjabat kepala BKD hanya bersikap pasrah pada jabatannya sebab dalam beberapa bulan mendatang ia pangsiun. “saya hanya menjalankan tugas mas dari Pemda. saya hanya sebagai abdi dari atasan maka saya siap ditaruh dimana saja,”ucapnya.

HL Mustiadi  Direksi Badan pengawas PDAM mengaku masih baru dan masih beradaptasi dengan pegawai PDAM. “kita juga akan mempelajari peraturan-peraturan meyangkut PDAM. agar kami juga bisa bekerja “katanya.

Ditemui Lalu Satriawandi mengaku sangat kecewa atas pergantiannya Namun ia hanya pasrah.” tapi kami akan melihat Peraturan menteri dalam Negeri terkait diganti posisi saya. karena belum enam bulan saya sudah diganti.”kata Satriawandi.(toh)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY