Pekan ini, SKB Bima Akan Menggelar Kursus Menjahit

Pekan ini, SKB Bima Akan Menggelar Kursus Menjahit

SHARE
Kepala SKB Bima, Khairunnisa S.Sos

Kabupaten Bima, Sumbawanews.com.- Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Bima, akan menggelar pelatihan menjahit untuk masyarakat daerah di Kecamatan Bolo, pekan ini. Kegiatan menjahit ini masih sangat penting, karena dapat meningkatkan pendapatan ekonomi warga. Terutama bagi masyarakat yang trampil nantinya.

Kepala SKB Kabupaten Bima, Khairunnisa S.Sos mengatakan sejauh ini warga hanya berdiam diri dirumah, sementara keahlian untuk membantu mendongkrak ekonomi keluarga terbatas. Melalui pelatihan menjahit ini, nantinya mereka dapat mengoptimalkan potensi yang dimiliki. Sehingga peningkatan pendapatan bertambah untuk keluarga.

“SKB memiliki sejumlah program, termasuk meningkatkan keterampilan masyarakat melalui paket C Vokasional,”Ujar Khairunnisa kepada wartawan, Selasa (13/10)

Pelatihan keterampilan ini  akan diikuti 88 orang peserta, yang terdiri dari berbagai unsur. Seperti ibu-ibu, termasuk remaja baik  pria dan wanita yang berminat dalam menekuni keterampilan menjahit. Penetapan lokasi yang digunakan untuk pelaksanaan kegiatan ini yakni, ditempat belajar yang mudah dijangkau oleh peserta didik dan  ruang belajar yang memadai.

“Lokasinya bisa saja di SKB, atau dirumah-rumah warga yang mudah dijangkau oleh peserta,”terangnya.

Kata Dia, pelatihan ini diperuntukan bagi warga yang  perlu kegiatan. Sehingga  bisa menjahit dan bisa meningkatkan ekonomi keluarga. Pelatihan ini akan dibekali ilmu dari dasar atau awal sampai mahir. Rencananya kegiatan tersebut akan dilakukan hingga tahun 2015.

Di tahun ini,  SKB setempat mendapatkan kucuran dana dari APBN sebanyak 176 juta. Dana ini dianggarkan untuk peningkatan keterampilan. Dana itu akan dimanfaatkan untuk platihan, serta honor para tutor dan narasumber lainya. Setelah mengikuti pelatihan, para peserta dengan sendiri sudah bisa berperan dalam mencetak tenaga kerja, memberdayakan masyarakat, serta mengurangi angka pengangguran di wilayah itu.

Diakuinya, pelatihan jahit menjahit memang pertamakali dilakukan di SKB. Hal itu karena keterbatasan dana program, namun dengan adanya dukungan dari Pemerintah diyakini mampu memaksimal upaya oleh lembaga penyelenggara tersebut.Tenaga pengajarnya cukup banyak dan memiliki keahlian yang tidak kalah dengan daerah lainnya, untuk membantu para peserta nanti.

“Sebagai narasumber akademik, Tutornya diambil dari guru SMP, SMA dan Pamong belajar. Sementara narasumber tehnis akan dijaring berdasarkan permintaan,”sebutnya

Selama ini kegiatan  dan pelatihan ini sering disebut dengan pelatihan life skill. Program keterampilan yang di istilakan sebagai paket C cokasional itu dilaksanakan di kantor SKB Dinas pendidikan Kabupaten Bima. Adanya dukungan bantuan mlelaui Kemendiknas itu, karena selama ini SKB daerah inilah yang memiliki potensi besar melaksanakan kegiatan tersebut.

“SKB Bima merupakan salah satu lembaga yang mendapat perhatian dari Pemerintah pusat, untuk melaksanakan kegiatan keterampilan menjahit,”tuturnya.

Dia menambahkan, pengelolaan dana bantuan tersebut akan dilakukan secara transparansi. Selanjutnya, akan menyampaikan laporan ke hasil penyelenggaraan kegiatan  dan penggunaan  dana kepada Direktorat pembina pendidikan, setelah kegiatan selesai dilaksanakan atau paling lambat 31 Desember 2015.

“Untuk transparansi terhadap pelaksanaan kegiatan itu, kami akan melakukan sosialisasi  dulu, kamis (15/10). Dalam sosialiasi itu melibatkan beberapa unsur, antara lain, Kepala Desa (Kades), Camat, UPT Dikpora dan masyarakat sasaran. Bahkan kita undang dari pihak Muspika yang juga ikut mengawasi kegiatan,”pungkasnya. (Syarif)

 

SHARE