Menkominfo Minta Agar Tidak Ada Penambahan Armada Online Lagi

Menkominfo Minta Agar Tidak Ada Penambahan Armada Online Lagi

SHARE
Menkominfo

Jakarta, Sumbawanews.com.- Akibat makin merebaknya ke berbagai daerah bentrok yang terjadi antara ojek online dan angkutan umum, sehingga pemerintah melalui Menkominfo berencana melakukan pembatasan operasional ojek berbasis daring, Khususnya  di wilayah Bogor.

Menkominfo
Menkominfo Rudiantara

Menkominfo telah meminta  Penyedia jasa layanan transportasi online agar tidak menambah armada.

Hal itu disampaikan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara, usai rapat mengenai revisi Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 32 tahun 2016. Rapat dihadiri Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Organda, dan perwakilan ojek online.

Rudiantara mengaku sudah berkomunikasi langsung dengan pengelola transportasi berbasis online mengenai pembatasan itu. Menurut dia, pembatasan dilakukan agar kondisi kondusif dan menghindari bentrokan terulang.

Ojek Online
Ojek Online

“Saya sudah bicara dengan Wali Kota Bogor dan transportasi roda dua berbasis online yaitu Gojek. Saya sudah minta untuk pertimbangkan sementara tidak memperluas dulu atau menambah armadanya sampai bisa tenang,” kata Rudi saat ditemui di Gedung Kementrian Bidang Koordinator Kemaritiman, Jakarta, Jumat (24/3).

“Rudi memastikan pembatasan itu hanya terjadi untuk di wilayah Bogor saja. Adapun di wilayah Tangerang yang sebelumnya terjadi bentrok, Rudi mengatakan belum ada kebijakan pembatasan ojek online di wilayah tersebut.

Khusus di Bogor karena komunikasi saya dengan wali kota Bogor. Kalau Tangerang, belum ya. Masih kita lihat dulu seperti apa masalahnya. Ini demi menciptakan kondisi yang tenang bagi masyarakat,” katanya.

Ditanya apakah ada batas waktu pembatasan operasional ojek online di Bogor, Rudi belum bisa memastikan. “Belum taHu sampai kapan, kita lihat saja,” ujarnya.(Erwin s)

 

SHARE